Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bulog NTB Gelontorkan Ribuan Ton Beras dan Minyak Goreng

Geumerie Ayu • Sabtu, 1 November 2025 | 23:20 WIB

Launching penyaluran bantuan pangan beras dan minyak goreng untuk alokasi Oktober–November 2025 di halaman Gudang Bulog NTB, di Dasan Cermen, Mataram, Kamis (30/10).
Launching penyaluran bantuan pangan beras dan minyak goreng untuk alokasi Oktober–November 2025 di halaman Gudang Bulog NTB, di Dasan Cermen, Mataram, Kamis (30/10).
LombokPost – Perum Bulog NTB menggelontorkan 10,4 ribu ton beras dan 2 ribu ton minyak goreng pada 521.185 penerima Bantuan Pangan (Bapang).

Ribuan ton beras dan minyak goreng tersebut digelontorkan untuk menekan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.

Bapang ini merupakan alokasi untuk Oktober–November 2025.

Program strategis nasional tersebut menyasar lebih dari setengah juta rumah tangga penerima di seluruh NTB.

Sebagai upaya vital untuk menjaga ketahanan pangan dan menekan laju inflasi daerah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) NTB H Aidy Furqan mengatakan, Program Bapang ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

Sebagai langkah pemerintah dalam memperkuat jaring pengaman sosial.

“Selain itu, juga untu meningkatkan daya beli masyarakat, dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah dinamika pasar,” jelasnya, Jumat (31/10).

Untuk wilayah NTB, Bulog ditugaskan menyalurkannya kepada 521.185 Penerima Bantuan Pangan (PBP).

Data penerima ini bersumber dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Ekstrem Nasional (DTSEN).

Setiap PBP akan menerima paket lengkap berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan.

Dengan alokasi dua bulan, total yang diterima setiap rumah tangga sebanyak 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

Aidy mengapresiasi dan mendukung penuh langkah strategis pemerintah pusat melalui Bulog ini.

 Ia menekankan pentingnya intervensi dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat rumah tangga.

“Bantuan pangan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta menjadi bagian dari upaya kolektif dalam menjaga stabilitas harga pangan jelang akhir tahun,” terangnya.

Secara rinci, penyaluran bantuan pangan ini tersebar di sepuluh kabupaten/kota di NTB.

Dua wilayah dengan jumlah penerima terbanyak menunjukkan kebutuhan prioritas yang tinggi.

Di antaranya, Kabupaten Lombok Timur sebanyak 132.039 PBP, dan Kabupaten Lombok Tengah sebanyak 116.428 PBP.

“Untuk wilayah lainnya juga memperoleh alokasi sesuai dengan jumlah rumah tangga sasaran yang terdaftar,” katanya.

Penyaluran bantuan beras dan minyak goreng ini diharapkan mampu menjadi bantalan ekonomi bagi masyarakat berpendapatan rendah.

Terutama dalam menghadapi potensi kenaikan harga kebutuhan pokok jelang periode Natal dan tahun baru.

 Baca Juga: Polisi Amankan Oknum Tukang Parkir yang Aniaya Seorang Perempuan di Taman Pancor

 

Editor : Siti Aeny Maryam
#minyak goreng #Beras #bantuan pangan #Bulog NTB