Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

55.530 SID Baru Tumbuh di NTB Sepanjang 2025

Geumerie Ayu • Senin, 19 Januari 2026 | 20:48 WIB
SEKURITAS SAHAM: Sejumlah sekuritas saham yang ada di kantor BEI NTB di Mataram.
SEKURITAS SAHAM: Sejumlah sekuritas saham yang ada di kantor BEI NTB di Mataram.

 

LombokPost – Literasi dan partisipasi masyarakat NTB di pasar modal menunjukkan pertumbuhan signifikan sepanjang 2025.

Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) NTB mencatat 55.530 Single Investor Identification (SID) baru tercipta. Total investor pasar modal di NTB menembus 209.300 orang.

Kepala Kantor Perwakilan BEI NTB, Gusti Bagus Ngurah Putra Sandiana mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi program literasi, edukasi, dan aktivasi pasar modal secara masif di seluruh NTB.

“Selama tahun 2025, kami telah melaksanakan 1.074 kegiatan edukasi, baik secara offline maupun online,” kata Sandiana.

Dari total kegiatan tersebut, 374 kegiatan dilaksanakan langsung BEI NTB. Sedangkan 700 kegiatan lainnya digelar melalui jaringan Galeri Investasi yang tersebar di universitas, sekolah, pesantren, hingga desa-desa.

Tercatat, 18.873 peserta mengikuti kegiatan Sekolah Pasar Modal. Sementara 434.195 peserta lainnya mengikuti program non Sekolah Pasar Modal.

Angka ini mencerminkan semakin luasnya jangkauan literasi pasar modal di daerah.

Untuk mendukung program tersebut, BEI NTB secara proaktif memperluas jaringan distribusi melalui berbagai kanal.

Mulai dari Galeri Investasi, perusahaan sekuritas, manajer investasi, hingga komunitas investor. Hingga Desember 2025, BEI NTB telah mendirikan 35 Galeri Investasi di seluruh NTB.

Pertumbuhan jumlah investor juga menunjukkan pergeseran pola investasi masyarakat. Menurut Sandiana, investor di NTB kini tidak hanya berfokus pada saham, tetapi mulai melirik produk lain seperti reksadana dan obligasi.

“Ini menandakan masyarakat NTB mulai memilih produk investasi secara lebih bervariasi, baik investor ritel maupun institusi,” ujarnya.

Sejumlah program unggulan turut mendorong peningkatan literasi tersebut. Di antaranya Sekolah Pasar Modal reguler dan nonreguler yang dapat diikuti masyarakat secara gratis.

BEI NTB juga menyelenggarakan program Guru Hebat Cerdas Investasi se-Lombok serta memberikan dukungan terhadap program Kota Wakaf Mataram.

Memasuki 2026, BEI NTB memastikan tetap berfokus pada tiga pilar utama, yakni literasi, inklusi, dan aktivasi pasar modal.

Selain itu, pendalaman pemahaman terhadap produk-produk baru seperti waran terstruktur dan Exchange Traded Fund (ETF) juga akan diperkuat.

Editor : Prihadi Zoldic
#Investor #single investor identification #BEI NTB #2025 #SID