LombokPost - Harapan investor untuk melihat harga emas terkoreksi di awal pekan pupus sudah.
Berdasarkan pembaruan harga pada Senin, 26 Januari 2026 pukul 08:25 WIB, harga emas ANTAM kembali mencetak rekor gila-gilaan dengan kenaikan Rp 30.000 per gram.
Kini, harga logam mulia tersebut resmi bertengger di angka Rp 2.917.000 per gram.
Loncatan Drastis di Luar Prediksi
Hanya dalam waktu dua hari sejak penutupan pasar di hari Sabtu (Rp 2.887.000), harga emas langsung tancap gas.
Kenaikan Rp 30.000 dalam satu malam ini menunjukkan bahwa sentimen bullish di tahun 2026 jauh lebih kuat dari yang diperkirakan para analis global.
Jika tren ini bertahan, angka Rp 3 juta per gram bukan lagi sekadar mimpi, melainkan target yang bisa dicapai dalam hitungan hari.
Strategi Menghadapi "Harga Langit"
Bagi para pekerja dan investor yang baru ingin memulai, situasi ini memang menantang. Berikut langkah yang bisa diambil.
Stop Menunda: Menunggu harga turun di tengah tren kenaikan yang konsisten seringkali justru membuat Anda harus membeli di harga yang lebih mahal nantinya.
Cicil via Digital: Manfaatkan fitur Tabungan Emas agar bisa membeli dalam nominal kecil (mulai dari Rp 10.000) tanpa harus menunggu uang terkumpul untuk membeli 1 gram fisik.
Gunakan Antrean Online: Dengan volatilitas harga yang sangat cepat, pastikan Anda sudah mem-booking nomor Antrean Online ANTAM agar mendapatkan kepastian stok saat berkunjung ke butik.
Fenomena ini membuktikan bahwa emas tetap menjadi aset pelindung nilai terbaik saat instrumen investasi lain sedang tidak menentu. Pertanyaannya sekarang: Berani beli sekarang, atau mau menunggu di harga Rp 3 juta?
Editor : Jelo Sangaji