Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Peredaran Uang Baru di NTB Mencapai Rp 2,28 Triliun Selama Ramadan dan Idulfitri 2026

Geumerie Ayu • Senin, 30 Maret 2026 | 18:40 WIB

PENUKARAN UANG BARU: Sejumlah warga NTB yang melakukan penukaran uang baru dalam kegiatan SERAMBI menjelang Idulfitri 1447 H, belum lama ini.
PENUKARAN UANG BARU: Sejumlah warga NTB yang melakukan penukaran uang baru dalam kegiatan SERAMBI menjelang Idulfitri 1447 H, belum lama ini.
LombokPost – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) NTB sukses menuntaskan program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026.

Selama periode tersebut, peredaran uang kartal (outflow) di NTB tercatat mencapai Rp 2,28 triliun.

Kepala KPwBI NTB Hario K Pamungkas mengatakan, realisasi tersebut terdiri dari penarikan oleh perbankan sebesar Rp 1,77 triliun.

Kemudian layanan kas keliling Rp 25,19 miliar, dan kegiatan penukaran langsung masyarakat mencapai Rp 487,24 miliar.

Antusiasme masyarakat NTB untuk memiliki uang baru menjelang lebaran terpantau sangat tinggi.

Tercatat sebanyak 26.111 orang memanfaatkan layanan penukaran resmi selama periode 19 Februari hingga 17 Maret 2026.

"Respon masyarakat sangat positif. Kuota penukaran selalu penuh setiap harinya. Menariknya, pecahan yang paling banyak diburu adalah Rp 5.000 dan Rp 10.000," ujar Hario, Sabtu (28/3).

Tingginya minat ini menunjukkan tradisi berbagi di bulan suci Ramadan dan Idulfitri masih sangat kental di tengah masyarakat NTB.

Uang pecahan baru dianggap memberikan kebahagiaan tersendiri saat dibagikan kepada sanak saudara.

Untuk memastikan pemerataan distribusi, BI NTB membagi layanan dalam tiga termin strategis. Termin pertama menyasar wilayah Selong, Jerowaru, Tanjung, hingga Sembalun. Selain itu, pembukaan 85 titik loket di seluruh kantor bank se-NTB.

Pada termin kedua, menjangkau wilayah terpencil seperti Pulau Bungin dan Maluk. Puncaknya, layanan terpadu dipusatkan di Halaman Parkir Islamic Center Mataram yang melibatkan 11 bank besar.

Sedangkan termin ketiga, fokus pada arus mudik dengan membuka gerai penukaran di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) dan Pelabuhan Lembar pada 16-17 Maret 2026.

Hario mengatakan, keberhasilan SERAMBI 2026 tidak lepas dari kolaborasi apik antara BI NTB dengan perbankan mitra.

Seperti Bank NTB Syariah, BNI, BRI, Mandiri, BTN, BSI, hingga Bank Muamalat dan CIMB Niaga. Meskipun volume penukar membludak, proses antrean dilaporkan tetap berjalan tertib, cepat, dan efisien.

"Kami mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung SERAMBI di NTB. Pelayanan yang ramah dan ketersediaan pecahan yang lengkap menjadi kunci kepuasan masyarakat tahun ini," tandas Hario.

Editor : Kimda Farida
#bi ntb #Ramadan dan Idulfitri #Bank Indonesia #Uang Baru #rupiah #SERAMBI 2026 #penukaran uang baru