Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

SE2026, BPS NTB Perkuat Sinergi Data Pelaku Usaha

Geumerie Ayu • Jumat, 10 April 2026 | 15:29 WIB
Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk kembali mencatat denyut perekonomiannya melalui Sensus Ekonomi (SE2026).
Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk kembali mencatat denyut perekonomiannya melalui Sensus Ekonomi (SE2026).

LombokPost - Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) akan digelar mulai Mei mendatang. Badan Pusat Statistik (BPS) NTB mulai melakukan sosialisasi dan memperkuat sinergi data pelaku usaha.

Pejabat Fungsional Madya BPS NTB Safwan menjelaskan, SE2026 merupakan agenda besar sepuluh tahunan.

Tujuannya, memotret peta kekuatan ekonomi Indonesia secara menyeluruh. Mulai dari usaha mikro hingga korporasi besar.

 Baca Juga: Pendaftaran Online Dibuka Mulai Februari! Simak Cara Jadi Petugas Sensus Ekonomi 2026 Bergaji Hingga Rp 5 Juta per Bulan

Pelaksanaan SE2026 berlandaskan UU Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Sensus ini dijadwalkan akan berlangsung serentak di seluruh penjuru tanah air mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026.

“Menjelang SE2026 ini, kami memperkuat sinergi data pelaku usaha dengan OPD terkait,” ujarnya, Kamis (9/4).

Lebih dari sekadar pendataan jumlah usaha, SE2026 dirancang untuk menghasilkan informasi mendalam yang relevan dengan perkembangan zaman.

 Baca Juga: Ini Jadwal Lengkap Rekrutmen Petugas Sensus Ekonomi 2026, Gajinya Sampai Rp 5 Juta per Bulan

Di antaranya, struktur ekonomi yang di dalamnya berisi gambaran komposisi sektor usaha di NTB.

Kemudian karakteristik usaha, berupa profil detail mengenai cara kerja dan skala operasional pelaku usaha.

Terakhir, ekonomi digital dan lingkungan berupa data mengenai sejauh mana pelaku usaha mengadopsi teknologi digital. “Serta kontribusinya terhadap keberlanjutan lingkungan,” sambungnya.

Baca Juga: Mahasiswa dan Dosen Merapat! Jadwal Rekrutmen 190 Ribu Petugas Sensus Ekonomi Ditetapkan pada Januari–Februari 2026

Pihaknya menekankan, SE2026 bukan sekadar urusan administratif pemerintah. Kegiatan ini memiliki manfaat langsung bagi dunia usaha.

Di antaranya, peta persaingan usaha yang membantu pelaku bisnis melihat peluang dan posisi mereka di pasar.

Data yang akurat memudahkan perbankan dan lembaga keuangan dalam memetakan potensi kredit bagi UMKM. SE2026 menciptakan ekosistem sehat, mendorong terciptanya iklim usaha yang lebih kompetitif dan suportif.

“Data SE2026 bisa menjadi dasar bagi disperindag untuk merancang program pelatihan dan pendampingan yang lebih spesifik,” tandasnya.

Sekretaris Disperindag NTB Lalu Luthfi menegaskan pentingnya akurasi data sebagai fondasi pengambilan kebijakan pemerintah daerah. Khususnya dalam memajukan sektor industri dan perdagangan di NTB.

"Kami mengapresiasi langkah BPS dalam melakukan sosialisasi lebih awal. Keberhasilan SE2026 adalah keberhasilan kita semua dalam menyusun strategi pembangunan ekonomi yang tepat sasaran," terangnya.

Disperindag NTB menyatakan dukungan penuh dan mengimbau masyarakat, khususnya para pelaku usaha. Mereka diminta menerima petugas sensus dengan tangan terbuka dan memberikan data yang jujur serta akurat.

"Keikutsertaan pelaku usaha dalam memberikan data yang benar sangat krusial. Tanpa data yang jujur, kebijakan permodalan maupun bantuan usaha ke depan bisa salah sasaran," pungkasnya. (fer/r6)

Editor : Redaksi
#UMKM #BPS #NTB #sektor usaha #Sensus Ekonomi 2026