LombokPost - GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026 sukses digelar.
Pameran business to business (B2B) khusus kendaraan komersial ini dibuka langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Eko S.A. Cahyanto.
Sekjen mewakili Menteri Perindustrian RI di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran.
Baca Juga: Daihatsu Ramaikan GAIKINDO Jakarta Auto Week 2023
Sinergi Lintas Sektor untuk Efisiensi
Dalam sambutannya, Sekjen Kemenperin menekankan bahwa GIICOMVEC bukan sekadar ajang pamer unit, melainkan katalisator penguatan struktur industri melalui kolaborasi erat antara pemerintah dan pelaku usaha.
“Sinergi ini menjadi fondasi penting dalam meningkatkan efisiensi serta mengembangkan teknologi kendaraan komersial yang adaptif dan berkelanjutan. Kami berharap pameran ini memberikan dampak nyata bagi sistem distribusi nasional,” ujar Eko S.A. Cahyanto.
Baca Juga: Mazda Indonesia Hadirkan Produk Unggulan di GAIKINDO Jakarta Auto Week
Solusi Masa Depan dari 14 Merek Raksasa
Ketua Umum GAIKINDO, Putu Juli Ardika, menegaskan bahwa industri kendaraan komersial adalah penggerak utama stabilitas ekonomi. GIICOMVEC 2026 hadir untuk menjawab kebutuhan akan kendaraan yang tangguh namun tetap mengedepankan efisiensi.
Sebanyak 14 merek kendaraan komersial ternama turut berpartisipasi, mulai dari kategori light commercial vehicle, medium truck, heavy duty truck, hingga bus dan kendaraan khusus. Nama-nama besar seperti Daihatsu, Mitsubishi Fuso, Hino, Isuzu, Suzuki, hingga Toyota dan pendatang baru seperti Farizon serta Guangzi Auto siap memamerkan inovasi terkini mereka.
Tak hanya itu, lebih dari 35 merek industri pendukung juga ikut meramaikan, menampilkan teknologi karoseri, suku cadang, hingga sistem manajemen armada digital yang tengah menjadi tren logistik modern.
Akses Khusus Pelaku Bisnis
Diselenggarakan hingga 11 April 2026, GIICOMVEC tahun ini mendapatkan dukungan penuh dari Sailun Group sebagai sponsor utama, serta Pertamina Lubricants dan Lalamove. Sebagai pameran berbasis bisnis, penyelenggara tidak memberlakukan tiket masuk bagi para pelaku industri yang telah mendaftarkan diri sebagai trade visitors.
Rangkaian acara diatur secara spesifik: 8–10 April 2026: Dikhususkan bagi para pelaku bisnis (Trade Visitors). 11 April 2026: Terbuka untuk kunjungan publik.
Pindahnya lokasi ke JIExpo Kemayoran diharapkan mampu memfasilitasi pertemuan antara penyedia teknologi dalam negeri dengan para pembeli profesional secara lebih strategis.
Bagi pengusaha di daerah, termasuk para pelaku logistik di wilayah NTB, ajang ini menjadi referensi mutakhir untuk memodernisasi armada guna menekan biaya operasional di tengah dinamika ekonomi 2026.
Editor : Redaksi