Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Hilirisasi Smelter Dongkrak Neraca Dagang Internasional NTB

Geumerie Ayu • Kamis, 2 Juli 2026 | 09:57 WIB
BERI PENJELASAN: Kepala BPS NTB Wahyudin (tengah) menjabarkan ekspor impor NTB di bulan Mei 2026, Rabu (1/7). (IST/LOMBOK POST)
BERI PENJELASAN: Kepala BPS NTB Wahyudin (tengah) menjabarkan ekspor impor NTB di bulan Mei 2026, Rabu (1/7). (IST/LOMBOK POST)

LombokPost – Kinerja perdagangan internasional NTB mencatatkan lompatan performa yang impresif.

Hal itu berkat optimalnya operasional smelter pada fasilitas pemurnian (smelter) PT Amman Mineral Internasional.

Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) NTB mencatat, neraca perdagangan akumulatif NTB hingga Mei 2026 sukses membukukan surplus jumbo USD 1,147 miliar.

Baca Juga: Jelang Launching, HAKI Bale Kita NTB Dikebut

Rapor hijau ini ditopang nilai ekspor yang menembus USD 1,213 miliar. Sementara angka impor mampu ditekan di level USD 66,28 juta.

Kepala Kanwil DJPb NTB Ratih Hapsari Kusumawardhani mengatakan, akselerasi ekspor tembaga dan katoda membawa pertumbuhan ekonomi NTB melejit 13,64 persen secara tahunan di triwulan I 2026.

Angka Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku pun terkerek ke level Rp 52,62 triliun.

Baca Juga: Keranjang Rotan Bale Rattan Lombok Diminati Pasar Eropa

"Kami optimis sinergi fiskal antara pemerintah pusat dan daerah akan terus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi NTB agar tetap kuat, inklusif, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat," ujar Ratih.

Kepala BPS NTB Wahyudin menyebutkan, nilai ekspor non-tambang mentah pada Mei 2026 mencapai USD 15,81 juta.

Menariknya, produk tembaga hasil smelter mendominasi porsi ekspor USD 10,90 juta, setara 68,96 persen dari total ekspor bulanan.

Baca Juga: Dari Bakso Aci, Hai.Snacks Sukses Kembangkan Sayap

Langkah hilirisasi ini berhasil mengkompensasi nihilnya ekspor bahan tambang mentah (raw material) pada periode yang tercatat kosong.

Mesin pertumbuhan ekspor NTB juga disokong oleh sektor perikanan dan budi daya laut premium.

Komoditas ikan dan udang, seperti udang kaki putih serta filet tuna beku menyumbang USD 3,77 juta. Tujuan pasar utamanya Amerika Serikat, Singapura, dan Malaysia.

Sektor kelautan kian kokoh dengan ekspor mutiara budi daya yang belum diolah senilai USD 507,8 ribu.

Baca Juga: Lokal Pride, Acibara Coffee Produksi Bean Sendiri

Tujuan pasarnya Jepang, Thailand, Hong Kong, dan Tiongkok melalui fasilitas logistik udara Bandara Ngurah Rai dan Soekarno-Hatta.

Di sisi lain, bahan kimia anorganik menyumbang ekspor sebesar USD 257.023. Untuk garam, belerang, kapur seperti batu apung  menyumbang ekspor USD 197.336.

Kedua komoditas ini tetap konsisten menembus pasar Asia Timur lewat Pelabuhan Tanjung Perak.

Baca Juga: Jaksa Pulihkan Tunggakan Pajak Rp 1,08 Miliar di Lombok Tengah

“Secara keseluruhan, ekspor Mei 2026 yang terbesar ditujukan ke Tiongkok sebesar 37,35 persen dan Thailand 35, 17. Sisanya ke Amerika Serikat, Jepang, Australia, dan lainnya,” pungkasnya.

Editor : Akbar Sirinawa
#PT Amman Mineral Internasional #Smelter #neraca perdagangan #ekspor #NTB