
LombokPost - Tren industri kopi di NTB, khususnya Kota Mataram, kini tidak lagi sekadar soal meracik minuman.
Melainkan penguasaan kualitas dari hulu hingga ke hilir. Hal ini dibuktikan Acibara Coffee dalam ajang Epic Lombok Coffee Week 2026 di Lombok Epicentrum Mall, pekan lalu.
Di balik deretan menu inovatif yang ditawarkan, Acibara Coffee membawa kartu as berupa biji kopi (beans) berkualitas tinggi.
Baca Juga: Pemkab Sleman Belajar Budidaya Kopi Sembalun
Diproduksi dan ditanam langsung dari kebun milik mereka sendiri di kawasan Sembalun, Lombok Timur.
Owner Acibara Coffee Ibnu Sofyan menegaskan, kekuatan utama produknya terletak pada kontrol kualitas sejak masa tanam.
"Kami memiliki dua jenis kopi Sembalun unggulan, yaitu Arabica dan Robusta. Untuk varietas Arabica, kami menanamnya sendiri di kebun kami di Sembalun. Stoknya sangat mencukupi dan pelanggan sangat menyukainya karena memiliki flavor yang unik," jelas Ibnu.
Tak hanya soal menanam, proses pascapanen pun menjadi perhatian serius. Untuk varietas Robusta Sembalun, Acibara menerapkan teknik long fermentation (fermentasi panjang).
Teknik ini menjadi signature lokal yang memberikan karakter rasa lebih dalam dan kuat, sekaligus menepis anggapan bahwa kopi Robusta hanya memiliki rasa yang monoton.
Selain memamerkan hasil kebun sendiri, Acibara juga melakukan strategi adu rasa dengan menghadirkan kopi impor premium, Colombia Geisha.
Langkah ini diambil sebagai sarana edukasi bagi penikmat kopi di Mataram agar dapat membandingkan kualitas kopi lokal dengan kopi kelas dunia.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




