Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bocah-bocah Penakluk Sirkuit Mandalika di MRS 2026 Putaran Kedua, M Abid Ashar Musyafa Sapu Bersih Podium Tertinggi Kelas Junior Sport

Lestari Dewi • Jumat, 26 Juni 2026 | 10:38 WIB
TAMPIL TENANG: Pembalap asal DKI Jakarta M Abid Ashar Musyafa sapu bersih podium tertinggi kelas Junior Sport 250 cc U-18 Mandalika Racing Series (MRS) 2026 putaran kedua di Sirkuit Internasional Mandalika, Loteng, pekan lalu. (Dewi/Lombok Post)
TAMPIL TENANG: Pembalap asal DKI Jakarta M Abid Ashar Musyafa sapu bersih podium tertinggi kelas Junior Sport 250 cc U-18 Mandalika Racing Series (MRS) 2026 putaran kedua di Sirkuit Internasional Mandalika, Loteng, pekan lalu. (Dewi/Lombok Post)

 

Pelajar kelas IX ini menunjukkan mentalitas juara. Ia tetap tenang dan fokus sepanjang balapan. Hasil itu memperkokoh posisinya sebagai pembalap muda potensial yang membidik gelar juara umum musim ini.

----

SIRKUIT Internasional Mandalika kembali menjadi saksi sengitnya persaingan pembalap muda Tanah Air dalam ajang Mandalika Racing Series (MRS) 2026 putaran kedua yang digelar pekan lalu. Di tengah cuaca pesisir yang menantang dengan hembusan angin kencang, pembalap muda asal DKI Jakarta, M. Abid Ashar Musyafa, tampil dominan. Ia menyapu bersih podium tertinggi pada dua race kelas Junior Sport 250cc U-18.

Baca Juga: Bocah-Bocah Penakluk Sirkuit Mandalika di MRS 2026 Putaran Kedua, Pembalap Muda NTB Gian Gibran Rebut Podium Perdana di IJTC

Berdasarkan data resmi penyelenggara, Abid yang mengandalkan motor Yamaha berhasil meraih kemenangan ganda (double winner). Kemenangan itu diraih melalui perjuangan yang tidak mudah dalam balapan delapan lap.

Persaingan ketat langsung terjadi sejak Race 1 dimulai. Abid terlibat duel sengit dengan pembalap asal Jogja Abimanyu Bintang Permadi.

Tantangan terbesar kali ini bukan hanya rival di lintasan. Hembusan angin kencang khas Sirkuit Mandalika juga menguji stabilitas motor para pembalap. Namun, Abid menunjukkan kematangan mental. Ia tetap fokus, tenang, dan disiplin menjaga racing line untuk mempertahankan kecepatan motornya.

Baca Juga: Jelahi Eksotisme Pantai Goa Kaliantan Lombok Timur

Ketenangan itu membuahkan hasil. Abid finis pertama dengan catatan waktu 14 menit 50,777 detik. Ia unggul tipis 0,151 detik atas Abimanyu yang finis kedua. Abid juga mencatatkan best time 1 menit 50,726 detik pada race 1.

Memasuki race 2, kondisi lintasan masih menantang. Namun, konsentrasi Abid tidak goyah. Ia kembali menunjukkan performa terbaik sejak awal balapan.

Saat pembalap lain mulai kesulitan menjaga konsistensi akibat angin dan kelelahan fisik, Abid tampil semakin rapi dan presisi. Ia mampu menciptakan jarak yang cukup jauh dari para pesaingnya.

Abid kembali finis terdepan dengan waktu total 15 menit 03,574 detik. Ia juga mencatatkan best time 1 menit 52,371 detik. Keunggulannya di race 2 terbilang mutlak. Ia unggul 10,693 detik atas Ahmad Azel Savero dari Kalimantan Selatan yang finis di posisi kedua.

Baca Juga: VIRAL! Java Lo Resto & Coffee, Kafe Kekinian Berlatar Sawah dan Perbukitan

“Lintasan cukup panas dan anginnya kencang. Motor sempat goyang. Strateginya tetap tenang,” ujar Abid di sela sesi pit walk.

Bagi pelajar kelas 3 SMP itu, ajang balap profesional di Mandalika menjadi panggung penting. Selain mengasah kemampuan sejak dini, kejuaraan ini juga membuka peluang untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di tingkat nasional maupun internasional.

Meski harus bersaing dengan banyak pembalap tangguh, Abid telah memasang target besar sejak awal musim.

Baca Juga: Akhir Pekan di Bawah Tenda Lembah Datu, Anak Muda Ikut Mengelola dan Membuka Peluang Ekonomi Baru

“Target saya menjadi juara tahun ini di kelas Junior Sport 250cc U-18. Pesaing terberat, semuanya,” tegasnya.

Darah balap memang mengalir dalam dirinya. Ketertarikannya pada dunia balap tumbuh sejak kecil. Ayah dan kakak laki-lakinya juga berkecimpung di dunia balap motor.

Dukungan keluarga menjadi motivasi utama bagi Abid untuk terus berkembang.

“Saya mendapat dukungan penuh dari keluarga, khususnya orang tua. Saya juga ingin mencoba lebih banyak kelas balap,” pungkasnya.

Baca Juga: Gibran Rajai Race 2 IJTC Mandalika Racing Series 2026

Hasil double winner yang diraih pekan lalu menjadi bukti kualitas Abid. Bukan hanya dari sisi kecepatan, tetapi juga mentalitas. Ia mampu tetap tenang dan fokus di tengah tekanan cuaca ekstrem di sirkuit internasional.

Capaian impresif ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pembalap muda potensial yang patut diperhitungkan di kancah balap motor nasional. 

Editor : Akbar Sirinawa
#abid ashar #pembalap cilik #Junior Sport 250 cc U-18 #Mandalika Racing Series (MRS) #Sirkuit Internasional Mandalika