LombokPost – Trailer dan TV spot terbaru Spider-Man: Brand New Day tidak hanya dipenuhi adegan aksi, tetapi juga menyimpan petunjuk penting mengenai kronologi Marvel Cinematic Universe (MCU). Salah satu detail yang paling banyak dibahas adalah kemunculan The Watchtower, markas baru tim New Avengers, yang mengindikasikan bahwa peristiwa dalam film ini berlangsung setelah film Thunderbolts atau The New Avengers.
Petunjuk tersebut muncul dalam salah satu adegan ketika Spider-Man melakukan manuver akrobatik di antara gedung-gedung pencakar langit New York.
Di balik aksi Peter Parker, tampak sebuah bangunan yang sudah tidak asing bagi penggemar MCU. Gedung tersebut merupakan bekas Avengers Tower yang kini telah berubah menjadi The Watchtower (lihat gambar sisi kanan bawah).
Meski hanya muncul beberapa detik sebagai latar belakang, keberadaan bangunan itu dinilai memiliki arti penting bagi timeline MCU.
Avengers Tower sebelumnya merupakan markas utama para Avengers sejak era The Avengers hingga Avengers: Endgame. Setelah markas tersebut ditinggalkan karena tim Avengers pindah ke kompleks baru di bagian utara New York, status gedung itu sempat menjadi misteri selama beberapa film Marvel berikutnya.
Misteri tersebut akhirnya terjawab dalam Thunderbolts. Dalam film itu, bangunan ikonik tersebut dikisahkan dibeli oleh Valentina Allegra de Fontaine dan kemudian diubah menjadi markas baru kelompok New Avengers dengan nama The Watchtower.
Karena The Watchtower sudah tampak berdiri dan beroperasi dalam trailer Spider-Man: Brand New Day, banyak pengamat menyimpulkan bahwa kisah Peter Parker terjadi setelah peristiwa pembentukan New Avengers.
Kesimpulan tersebut juga dinilai selaras dengan perkembangan dunia MCU yang mulai memasuki fase baru pasca berakhirnya kisah para Avengers generasi pertama.
Tidak hanya itu, keberadaan The Watchtower sebelumnya juga telah muncul dalam materi promosi musim kedua Daredevil: Born Again, sehingga memperkuat dugaan bahwa berbagai proyek terbaru Marvel kini berada dalam periode waktu yang sama.
Bagi Peter Parker, informasi ini memiliki arti yang cukup besar.
Pada akhir Spider-Man: No Way Home, seluruh dunia melupakan identitas Peter akibat mantra Doctor Strange. Peter kemudian menjalani kehidupan baru sebagai Spider-Man yang bekerja sendirian tanpa hubungan dengan para Avengers.
Namun, kemunculan The Watchtower menunjukkan bahwa meski dilupakan sebagai Peter Parker, Spider-Man tetap hidup di dunia yang sama dengan New Avengers.
Hal ini membuka peluang munculnya hubungan baru antara Spider-Man dan tim superhero generasi berikutnya.
Spekulasi itu semakin menguat setelah beredar kabar bahwa Florence Pugh akan tampil dalam Spider-Man: Brand New Day. Meski Marvel belum mengungkap perannya secara rinci, sejumlah teori menyebut karakter Yelena Belova hanya akan muncul sebagai cameo untuk membuka jalan bagi keterlibatan Spider-Man dengan New Avengers di masa mendatang.
Sejauh ini belum ada konfirmasi resmi mengenai apakah Spider-Man akan bergabung dengan tim tersebut.
Apalagi Marvel Studios juga belum mengumumkan keterlibatan Tom Holland dalam film Avengers berikutnya.
Meski demikian, keberadaan The Watchtower dinilai sebagai petunjuk paling jelas bahwa Peter Parker masih menjadi bagian dari dunia yang terus berkembang setelah pembentukan New Avengers.
Selain memperjelas posisi timeline, detail kecil tersebut juga menunjukkan bagaimana Marvel kembali menggunakan pendekatan “easter egg” untuk menghubungkan berbagai film dan serialnya.
Alih-alih menjelaskan secara langsung melalui dialog, studio tersebut memilih menyisipkan informasi penting melalui latar belakang sebuah adegan, sehingga hanya penonton yang jeli yang dapat menangkap kaitannya dengan keseluruhan semesta MCU.
Dengan semakin banyaknya materi promosi yang dirilis, Spider-Man: Brand New Day tampaknya tidak hanya akan menjadi kelanjutan perjalanan Peter Parker setelah kehilangan identitasnya, tetapi juga berpotensi menjadi salah satu film yang menjembatani era baru Marvel Cinematic Universe menuju kisah-kisah besar berikutnya.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin