Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Mengenal Padel: Olahraga Raket "Campuran" Tenis dan Squash yang Bikin Nagih, Begini Cara Mainnya!

Lombok Post Online • Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:53 WIB
TAK SEKADAR OLAHRAGA: Beberapa perempuan sedang bermain padel di Mataram Mall, Kamis (15/1) lalu. Selain olahraga, padel juga jadi tempat bersosialisasi.
TAK SEKADAR OLAHRAGA: Beberapa perempuan sedang bermain padel di Mataram Mall, Kamis (15/1) lalu. Selain olahraga, padel juga jadi tempat bersosialisasi.

LombokPost - Jika melihat lapangan tenis yang lebih kecil dengan dinding kaca di sekelilingnya, itulah Padel.

Olahraga ini tengah menjadi tren gaya hidup sehat di kota-kota besar Indonesia.

Karena dianggap lebih seru dan mudah dipelajari dibandingkan tenis konvensional.

 Baca Juga: Bukan Tren Sesaat, Padel NTB Dibidik Jadi Ikon Sport Tourism Baru dengan Pembangunan Lapangan Padel Kian Masif

  1. Sejarah Singkat: Dari Meksiko ke Indonesia

Penemu: Diciptakan oleh Enrique Corcuera di Acapulco, Meksiko, pada tahun 1969.

Konsep: Modifikasi tenis yang dimainkan di lahan terbatas dengan tambahan dinding sebagai bagian dari permainan.

Masuk Indonesia: Padel mulai dikenal luas di tanah air pada akhir 2010-an, dengan lapangan yang mulai menjamur di Jakarta dan Bali.

  1. Aturan Main: Bagaimana Cara Bermainnya?

Padel memiliki keunikan tersendiri yang membuatnya berbeda dari olahraga raket lainnya.

Format: Selalu dimainkan 2 lawan 2 (ganda).

Servis: Dilakukan secara underhand (bola dipukul di bawah pinggang) dan diarahkan secara diagonal ke kotak lawan.

Dinding Kaca: Bola boleh memantul ke dinding kaca setelah menyentuh lantai lawan, menambah dinamika permainan yang mirip squash.

  1. Alur Permainan & Sistem Skor

Sistem skor Padel mengadopsi gaya tenis namun dengan tempo yang lebih cepat:

Pantulan: Bola hanya boleh memantul 1 kali di lantai. Pemain bisa memukul bola secara volley atau setelah memantul di dinding.

Skor: Menggunakan hitungan 15 – 30 – 40.

Kemenangan: Dibutuhkan selisih 2 poin untuk menang game, dan 6 game untuk memenangkan 1 set. Jika skor imbang 6–6, dilakukan tie-break.

  1. Hati-hati! Kesalahan Ini Berikan Poin bagi Lawan:

Pastikan menghindari hal-hal berikut agar tidak kehilangan poin:

Bola memantul 2 kali di lantai Anda.

Bola mengenai tubuh pemain atau rekan tim.

Memukul bola lebih dari satu kali dalam satu giliran.

Fatal: Bola mengenai pagar kawat sebelum menyentuh lantai area lawan.

Editor : Kimda Farida
#Indonesia #tenis #Meksiko #dinding #olahraga #padel