GIRI MENANG-Keindahan alam Kabupaten Lombok Barat (Lobar) memang tak akan pernah ada habisnya di Lombok Barat. Gumi Patut Patuh Patju diberkahi dengan sumber daya alam yang indah dan memesona. Salah satunya adalah Bukit Bintang Tiga Rasa yang ada di Desa Gelangsar, Kecamatan Gunungsari.
“Populer dengan sebutan Bukit Bintang Tiga Rasa, karena dari bukit ini kita bisa melihat tiga pemandangan menarik di arah Barat, Timur, dan Selatan,” kata Kepala Desa Gelangsar, Abdul Rahman.
Pemerintah Desa mulai memaksimalkan keberadaan bukit yang ada di Dusun Songoran, Desa Gelangsar ini sejak beberapa bulan lalu. Panorama bukit yang indah dengan perpaduan pemandangan alam di bawahnya menjadi daya tarik utama.
Kades menuturkan, bukit ini biasanya mulai ramai dikunjungi saat akhir pekan. Selain karena keindahan pemandangannya, ada beragam spot selfie yang unik dan kekinian yang menjadi daya tarik bagi warga untuk datang.
Ketinggian bukit yang mencapai sekitar 600 mdpl. Letaknya pun sangat strategis. Dari atas bukit ini, pengunjung bisa menatap indahnya pemukiman warga Lobar dan Kota Mataram dari ketinggian. “Desa Gelangsar dengan banyaknya view-view yang bagus tentu jika dikembangkan akan menjadi desa wisata,” harap Kades.
Kehadiran bukit ini diyakini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan juga membuka lapangan pekerjaan. Masyarakat di Desa yang terkenal sebagai produsen gula aren ini, bisa berkreasi menjual beragam minuman berbahan air nira atau tuak manis. Warga juga memasarkan produk gula aren mereka ke pengunjung yang datang.
“Sudah mulai banyak yang berkunjung baik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara,” kata Rahman.
Untuk tarif masuk ke bukit ini, pengelola menarik biaya masuk Rp 5 ribu untuk satu orang pengunjung. Ini untuk retribusi penataan dan biaya kebersihan kawasan perbukitan.
Koordinator Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Dusun Songoran Muhad membeberkan, awalnya bukit ini merupakan jalur sepeda gunung. Namun kelompok pemuda desa melakukan kerja sama dengan pemerintah desa membangun lokasi ini menjadi sebuah obyek wisata alam. “Alhamdulillah pengelolaannya dipercayakan kepada pemuda,” syukurnya. (ton/r3)
Editor : Administrator