Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Satu Warga NTB Positif Korona, Pengawasan di Pelabuhan Lembar Diperketat

Baiq Farida • Selasa, 24 Maret 2020 | 14:38 WIB
BERI KETERANGAN: Sekda Lobar H Baehaqi didampingi Kapolres Lobar AKBP Bagus Satriyo Wibowo saat memberi keterangan pers usai meninjau kondisi Pelabuhan Lembar, kemarin (23/3/2020).
BERI KETERANGAN: Sekda Lobar H Baehaqi didampingi Kapolres Lobar AKBP Bagus Satriyo Wibowo saat memberi keterangan pers usai meninjau kondisi Pelabuhan Lembar, kemarin (23/3/2020).
GIRI MENANG-Pemerintah semakin memperketat pemantauan penumpang di pintu-pintu masuk NTB. Terlebih satu warga NTB positif korona. Di pelabuhan Lembar, Lombok Barat misalnya semua penumpang yang turun dari kapal harus melalui lorong khusus untuk mendapatkan penyemprotan disinfektan. Ini untuk memperkecil peluang masuknya virus korona ke NTB.

"Terima kasih para petugas yg bekerja tanpa kenal lelah...Bandara dan Pelabuhan memang diperketat sekarang,'' ujar Gubernur NTB daalam akun Facebooknya Selasa (24/3) malam.

Sebelumnya Pemkab Lobar sendiri sudah bergerak memperkuat pengawasan di Lembar. Terlebih  seorang warga Lombok Barat (Lobar) di Labuapi kini berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

"Satu orang warga Desa Bengkel. Saat ini sedang dirawat di RSUD Kota Mataram," jelas Sekretaris Daerah (Sekda) Lobar H Baehaqi, kemarin (23/3/2020).

Warga tersebut mengidap gejala batuk dan demam sepulang dari Surabaya. Sehingga ia segera memeriksakan diri.

Untuk mengantispasi kemungkinan buruk, ia kini dalam pengawasan pihak rumah sakit. Meskipun belum dipastikan apakah yang bersangkutan positif Korona atau tidak.

"Gejala batuk demam. Cuma untuk antisipasi makanya dirawat di rumah sakit," jelas Sekda.

Warga dilarikan ke RSUD Kota Mataram karena saat itu menurut Sekda ruang isolasi di RSUD Tripat masih belum siap. Terkendala teknis cerobong di ruangan.

Sejauh ini, Sekda mengaku hanya satu warga Lobar yang dinyatakan PDP. Selain itu, ada 20 lainnya yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP). Namun dari jumlah tersebut enam orang sudah pulang. Satu orang PDP sehingga tersisa 13 orang berstatus ODP.

Dengan situasi saat ini, Sekda mengaku terus berkoordinasi dengan semua pihak terkait. Terutama untuk memperketat pengawasan. Salah satunya di Pelabuhan Lembar yang menjadi gerbang pintu masuk NTB dari arah Bali. Pemda Lobar berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan ASDP Pelabuhan Lembar.

"Yang masuk ke Lombok itu sudah steril di sana (Bali). Begitu juga penumpang yang akan ke sana, mereka akan diperiksa di sini, itu SOP-nya," kata mantan Kepala Bappeda Lobar ini.

Meski demikian, Sekda mengaku sudah meminta pihak KKP dan ASDP untuk meningkatkan pengawasan. Termasuk meningkatkan intensitas disinfektan di wilayah Pelabuhan. "Begitu ada indikasi, silakan hubungi call center agar dijemput atau di antar ke sana untuk diobservasi di RSUD Tripat," jelas Baehaqi.

Kepala Dinas Kesehatan Lobar Hj Ni Made Ambarwati membenarkan jika ada warga Lobar yang berstatus PDP. "Yang pasien dalam pengawasan memang berada di rumah sakit. Tapi dia belum dikatakan positif," tegasnya.

Sementara Kapolres Lobar AKBP Bagus Satriyo Wibowo mengaku pihaknya siap meningkatkan pengawasan di Pelabuhan Lembar. Pelabuhan menurutnya merupakan jalur yang perlu mendapatkan atensi penuh karena menjadi pintu masuk warga luar daerah ke Lombok.

"Kami akan tingkatkan lagi pengawasan dan pemantauan. Khususnya di jalur penumpang. Sebagai upaya untuk mengangtisipasi Covid-19," ucapnya.

Pantauan Lombok Post, kondisi Pelabuhan Lembar kemarin cukup lengang. Dari keterangan pihak BPTD Wilayah Lembar, terjadi penurunan penumpang. Khsusunya kendaraan roda empat. "Sekitar dua persen penurunan untuk kendaraan roda empat campuran," jelas Koordinator BPTD Pelabuhan Lembar Nelson.

Ia mengatakan, Pelabuhan Lembar juga akan ditutup sementara selama perayaan Hari Raya Nyepi. Menyusul ditutupnya Pelabuhan Padangbai Bali. Dengan keberangkatan terakhir hari ini pukul 19.30 Wita. Penyeberangan bakal kembali beroperasi Tanggal 26 Maret pukul 04.30 Wita. (ton/r3)

  Editor : Baiq Farida
#Sekda Lobar H Baehaqi #Virus Korona #Headline #antisipasi #PDP #Pelabuhan Lembar