Bersih-bersih sungai diawali dengan pembentukan komunitas masyarakat peduli sungai atau KMPS. Yang diberi nama KMPS Lapan Belek. Komunitas ini digawangi anak-anak muda. Yang diharapkan bisa menjadi contoh untuk mewujudkan sungai dan lingkungan bersih.
Kemarin, warga KMPS Lapan Belek bersama masyarakat turun langsung membersihkan sungai. Kegiatan ini dibantu aparatur kelurahan dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara I.
Hulaifi mengatakan, tidak cukup sampai dengan gotong royong membersihkan sungai. Warga juga disiapkan untuk pengelolaan sampah. Akan ada pengangkutan sampah dari rumah tangga kemudian dibawa menuju ke tempat pembuangan sementara (TPS).
”Sebenarnya dari 2019 kita canangkan. Warga juga siap untuk membayar iuran. Tapi persoalannya akses yang belum ada saat itu,” ujarnya.
Lingkungan Dasan Geres Tengah dipisahkan anak Sungai Dodokan. Masing-masing wilayahnya berada di sisi timur dan barat. Sebelumnya, hanya ada jembatan kecil selebar satu meter yang menjadi akses. Namun, tahun lalu Anggota DPRD Lobar dari Fraksi Gerindra Lalu Irwan membangun jembatan dengan lebar sekitar dua meter, melalui dana pokir.
Fasilitas ini mendukung upaya lingkungan untuk kebersihan. Membuat mobil maupun kendaraan roda tiga, yang mengangkut sampah, bisa masuk hingga rumah warga. ”Masyarakat juga akhirnya komitmen untuk menjaga kebersihan. Pengelolaan sampah juga bisa berjalan dengan maksimal,” kata Hulaifi.
Sementara itu, PPK Operasi dan Pemeliharaan SDA I BWS NT I Suhardi mengatakan, antusiasme masyarakat Lingkungan Dasan Geres Tengah, terutama lurahnya, sudah ditunjukkan dari dua tahun lalu.
”Dari 2018 kita sudah briefing. Sampai terbentuknya KMPS ini,” kata Suhardi.
KMPS Lapan Belek tetap bersinergi dengan BWS. Ia menyebut, masih banyak warga yang berpikir jika sungai merupakan tempat sampah tersebut. Dengan bantuan KMPS, mereka bersama-sama ingin mengubah mindset tersebut.
”Sungai ini milik kita. Kelestariannya tentu harus dijaga bersama,” tuturnya.
Anggota DPRD Lobar Lalu Irwan mengatakan, wilayah sungai yang membelah Lingkungan Dasan Geres Tengah, sebelumnya tidak pernah menjadi atensi dari pemerintah. Fokus pemerintah lebih besar di wilayah hilirnya, di Lingkungan Dasan Geres Selatan.
Adanya inisiatif masyarakat, dengan membentuk KMPS, menjadi bukti keseriusan warga dalam menjaga lingkungan. ”Ini juga yang harus jadi pertimbangan pemkab. Yang di sini, Dasan Geres Tengah, diperhatikan juga dong,” kata Irwan. (dit/r3)
Editor : Administrator