Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Diduga Depresi, Duda Satu Anak Nekat Nyebur Selat Lombok

Baiq Farida • Senin, 25 Januari 2021 | 12:26 WIB
MINTA KETERANGAN: Anggota Polsek Sekotong meminta keterangan korban percobaan bunuh diri, beberapa hari lalu.
MINTA KETERANGAN: Anggota Polsek Sekotong meminta keterangan korban percobaan bunuh diri, beberapa hari lalu.
GIRI MENANG—Bosan hidup. NA, 31 tahun, nekat melompat ke laut saat kapal feri yang ditumpanginya baru 10 menit meninggalkan Pelabuhan Lembar menuju Padang Bai, Bali.

“Beruntung korban (NA) bisa ditemukan selamat oleh pemancing,” kata Kapolsek Sekotong Iptu I Kadek Sumerta, Minggu (24/1/2021).

NA ditemukan pemancing asal Sekotong Barat mengapung di laut. Bersama beberapa pemancing, laki-laki malang tersebut berhasil dibawa menepi ke daratan.

Diketahui SA merupakan asal Dusun Sinar, Desa Pengembur, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. "Kita langsung berupaya menghubungi keluarga korban. Penuturan keluarga diketahui SA berstatus duda, sudah bercerai dua tahun dan memiliki satu anak laki-laki," jelasnya.

Sementara itu, SA mengaku mencoba untuk bunuh diri, dengan menceburkan diri ke laut dari kapal feri yang ditumpanginya. “Jadi sekitar pukul 15.00 Wita, korban berangkat dari Pelabuhan Lembar menuju Padangbai. Kemudian kurang lebih 10 menit perjalanan di tengah laut, korban mencoba untuk bunuh diri,” imbuhnya.

"Dari keterangan korban dan pihak keluarga, diduga korban nekat menceburkan diri ke laut karena korban dalam keadaan depresi akibat permasalahan keluarga yang dialaminya," sambung Kadek. (nur/r3)

 

  Editor : Baiq Farida
#Bunuh Diri #Kapolsek Sekotong Iptu I Kadek Sumerta #Polsek sekotong