Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dua Kali Keok di Sengketa Dermaga Senggigi, Pemkab Lobar Diminta Legowo

Baiq Farida • Rabu, 9 Juni 2021 | 16:00 WIB
TAK KUNJUNG DIPERBAIKI: Beberapa kapal berlabuh di sekitar Dermaga Senggigi, beberapa waktu lalu. Proyek dermaga ini sampai sekarang masih dalam sengketa.
TAK KUNJUNG DIPERBAIKI: Beberapa kapal berlabuh di sekitar Dermaga Senggigi, beberapa waktu lalu. Proyek dermaga ini sampai sekarang masih dalam sengketa.
GIRI MENANG—Sengketa Dermaga Senggigi belum menemukan titik temu penyelesaian. Kalangan DPRD Lombok Barat (Lobar) meminta pemkab sadar dan berbesar hati pascakalah di dua kali persidangan, di tingkat Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) dan Pengadilan Negeri (PN) Mataram.

”Karena ruang untuk memenangkan sengketa dermaga ini sangat kecil. (pemkab) Sudah dua kali kalah,” cetus Ketua DPRD Lobar Hj Nurhidayah.

Menurut dia, berlarutnya kasus ini sangat merugikan masyarakat karena penyelesaian pembangunan dermaga menjadi tidak jelas. Pemkab semestinya memiliki target waktu penyelesaian sengketa dermaga ini. Termasuk sampai tahun berapa sengketa Dermaga Senggigi itu mau diperjuangkan. ”Itu kan harus ada gambarannya,” ujarnya.

Dengan kalahnya sengketa di BANI dan Pengadilan Negeri, Nurhidayah mengungkapkan harusnya membuat Pemkab Lobar sadar. Karena jalan banding ke tingkat MA akan memakan waktu lama.

”Jadi kalau targetnya 2021 selesai, mau menang atau kalah, ada kita gambaran untuk 2022 memrogramkan anggaran ke dermaga,” tegasnya.

Terpisah, Bupati Lobar H Fauzan Khalid mengatakan, pihaknya kini sedang merancang program untuk tahun 2022 ke SIPD. Saat ini masih dilakukan penginputan data. ”Tapi tetap tergantung kemampuan anggaran daerah,” terangnya. (nur/r3)

 

  Editor : Baiq Farida
#sengketa #Dermaga Senggigi #Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI)