Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sudah Tiga Tahun, Jalan Rusak di Pakuan Narmada Ditanami Pohon Pisang

Baiq Farida • Senin, 30 Agustus 2021 | 16:24 WIB
RUSAK PARAH: Seorang warga melewati jalan rusak yang ada di Dusun Pesantek, Desa Pakuan, Kecamatan Narmada, beberapa hari lalu. Sebagai bentuk protes, warga menanam pohon pisang di jalan berlubang tersebut.
RUSAK PARAH: Seorang warga melewati jalan rusak yang ada di Dusun Pesantek, Desa Pakuan, Kecamatan Narmada, beberapa hari lalu. Sebagai bentuk protes, warga menanam pohon pisang di jalan berlubang tersebut.
GIRI MENANG--Jalan rusak di Dusun Pesantek, Desa Pakuan, Kecamatan Narmada ditanami pohon pisang. Ini sebagai bentuk protes karena jalan tersebut tak kunjung diperbaiki pemerintah.

”Ada lima pohon pisang yang ditanam warga di jalan berlubang,” kata Muhammad, warga yang melewati jalan tersebut, Sabtu (28/8/2021).

Kondisi jalan ini dinilai berbahaya bagi keselamatan pengendara. Bahkan, sudah banyak pengendara yang melintasi jalan ini mengalami kecelakaan.

Menurut Muhammad, warga sebenarnya sudah beberapa kali melakukan gotong-royong. Mereka menimbun jalan yang rusak parah tersebut.

"Ini tahun ketiga ditanami pohon pisang. Di tahun-tahun sebelumnya, pihak pemerintah belum merespons dan belum melakukan perbaikan sama sekali," tuturnya.

Terpisah, Kepala Desa Pakuan Mardan Haris membenarkan jika di lokasi jalan raya yang rusak parah tersebut ditanami pohon pisang. Menurut dia, sudah berapa kali Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Kecamatan maupun di Desa diusulkan perbaikan.

"Tahun 2021 rencananya mau diperbaiki (hotmix) dari jalan ruas Keru-Sesaot yang kurang lebih panjangnya sekitar 10 kilometer," ungkapnya.

Tetapi dari informasi Dinas PUPR Lombok Barat, tidak ada anggaran karena pendemi Covid-19. ”Program perbaikan jalan pun ditunda,” ujarnya.

Menurut hasil Musrembang Kecamatan dan Musrembang Kabupaten dari Forum Kepala Desa Kecamatan Narmada, usulan juga sudah masuk di Musrembang Kabupaten. Jalan ruas Keru-Sesaot akan di hotmix dan jalan ruas Lembah Sempage-Pesantek Desa Pakuan dengan panjang satu kilo meter.

”Karena kemarin persoalan Covid-19, jadi ditunda pengerjaannya dan kita dijanjikan di tahun 2022,” tambahnya.

Dia berharap jalan yang rusak ini secepatnya bisa diperbaiki sebelum datangnya musim hujan. Karena jika masih seperti ini, dipastikan mobilitas warga yang ke pasar menjadi terganggu.

"Jangan sampai nanti putus atau tidak bisa dilewati," ungkapnya.

Selain kondisi jalan, warga juga mengeluhkan lampu penerang jalan. "Kita sudah mengusulkan beberapa kali kepada dinas terkait. Dan kami dijanjikan setelah jalan rusak ini dihotmix,” kata dia. (nur/r3)

  Editor : Baiq Farida
#Dinas PUPR Lobar #Desa Pakuan #jalan rusak