Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dikes Lobar : Kasus Covid Naik Dua Kali Lipat di Februari

Galih Mps • Senin, 7 Februari 2022 | 14:54 WIB
DAMPINGI VAKSIN BOOSTER: Kapolres Lobar AKBP Wirasto Adi Nugroho (kiri) mendampingi salah satu tokoh agama saat melakukan vaksin booster di Mapolres Lobar. (NURUL/LOMBOK POST)
DAMPINGI VAKSIN BOOSTER: Kapolres Lobar AKBP Wirasto Adi Nugroho (kiri) mendampingi salah satu tokoh agama saat melakukan vaksin booster di Mapolres Lobar. (NURUL/LOMBOK POST)

GIRI MENANG-Baru jalan beberapa hari Bulan Februari 2022, terjadi peningkatan kasus hampir dua kali lipat bila dibandingkan dengan Bulan Januari 2022.


"Padahal Bulan Februari ini belum ada seminggu," kata Kabid Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan (P3KL) Dikes Lobar dr Ahmad Taufiq Fathoni, Minggu (6/2)


Dikatakan, peningkatan kasus ini dipengaruhi beberapa kondisi. Ada pelaku perjalanan, ada juga orang bergejala sakit dan kondisi lainnya.


"Memang dia sakit, atau lagi skrinning mau pergi dan terswab positif," tambahnya.


Pasien bergejala bisa saja karena ada komorbid seperti hipertensi, diabetes, atau jantung yang rawat rumah sakit. Ia pun mengimbau bila masyarakat memiliki gejala bisa melakukan pemeriksaan Covid-19.


"Januari ada dua pasien meninggal karena komorbid Jantung usia 19 tahun, jadi belum terima vaksin," terangnya.


Sehingga terlepas dari pro kontra vaksin, vaksinasi bisa melindungi masyarakat. Jadi vaksinasi inilah yang terus digenjot untuk menurunkan kasus yang kini cepat menyebar dengan omicron.


"Penyebaran omicron yang paling cepat dari delta dan lainnya," tuturnya.


Pastinya selain vaksinasi, penerapan protokol kesehatan (prokes) kuncinya saat ini. Sebab tanpa disadari saat longgar prokes, bisa berdampak yang lainnya termasuk ke masyarakat yang komorbid.


"Harus tertib menerapkan prokes dan vaksin kuncinya saat ini," ujarnya.


Sementara itu, sebelumnya vaksinasi serentak Indonesia (Boster), yang dipantau langsung Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dilaksanakan di Wilayah Kabupaten Lombok Barat. Vaksinasi booster untuk pengamanan MotoGP, Lombok Barat dipusatkan di Pelabuhan Lembar.


Dalam kegiatan ini, Irwasda Polda NTB Kombes Pol Djoko Hari Utomo didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda NTB. Diantaranya Kabid Dokes Polda NTB  Kombes Pol dr Komang Nurada Mahardana, Kabid TIK Polda NTB Kombes Pol Yayan Hartadi. Hadir pula Kapolres Lombok Barat AKBP Wirasto Adi Nugroho beserta stake holder lainnya di Lombok Barat. Ditargetkan vaksinasi di Lobar bisa 3.980 dosis.


"Kita sedang melaksanakan vaksinasi massal untuk dosis dua dan booster, karena memang untuk pengamanan MotoGP diutamakan tempat-tempat nantinnya penonton akan datang," kata Irwasda Polda NTB Kombes Pol Djoko Hari Utomo.


Pada kesempatan itu, secara virtual, Kapolri menekankan peningkatan varian baru Covid-19 di kota besar seperti Pulau Jawa sudah masuk di angka 17 ribuan kasus. Selain memaksimalkan pelaksanaan vaksin tahap 3 (booster), penerapan Prokes yang ketat harus dilakukan. Ada beberapa kasus tidak menjamin terhindar dari Covid-19 walaupun sudah vaksin dosis kedua.


Menkes RI meminta, terkait Kasus Omicron ini agar masyarakat tidak panik, komunikasikan dengan pihak rumah sakit.


Dijelaskan pula untuk kasus tanpa gejala dan ringan cukup melakukan isolasi mandiri, sehingga dalam menghadapi varian baru ini bisa dengan tetap tenang. (nur/r3)

Editor : Galih Mps
#Lombok Barat #Covid-19