"Tujuan dibangunnya Trigona Park ini untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki seperti wisata alamnya serta untuk memajukan perekonomian masyarakat," kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid.
Ia mengatakan, perencanaan untuk membangun Trigona Park bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 3,4 miliar. Anggaran yang tersedia sekarang Rp 1,2 miliar dengan memilah yang tepat mana yang harus didahulukan dan mana yang belum.
"Jadi bisa kita pilah mana yang lebih prioritas dari anggaran Rp 1,2 miliar untuk dibangun, sehingga nanti kalau ada anggaran lagi tinggal ditambahkan," terangnya.
Dia juga menyebut, Desa Bengkaung sudah mulai tumbuh sebagai kawasan wisata dan tinggal memperhatikan lingkungan sekitar. Wisata Taman Langit yang ada di desa ini saja infonya rata-rata mengantongi pendapatan Rp 30 juta perbulan dan masuk ke kas daerah.
Belum lagi yang lain, misalnya retribusi parkir yang bisa dimaksimalkan. Termasuk lapangan pekerjaan yang diyakini terbuka dengan adanya Trigona Park.
"Mudah-mudahan dengan adanya Trigona Park menjadi magnet bagi masyarakat kita yang lain, sehingga di sekitar lokasi ini tumbuh juga usaha-usaha penginapan," jelasnya.
Konsultan Perencana Dispar Lobar Putu Eka Budhi S mengatakan, fasilitas yang akan dibangun sesuai master plan kawasan Trigona Park seperti area parkir, kantor Trigona Park, loket, lapak dagang, mushola Trigona Park, kolam dewasa, kolam anak-anak. Ada juga tempat ganti, bak penampung air, area bermain anak, kamar mandi/WC umum, aula pertemuan, restoran, rumah pengelolaan Madu Trigona dan area budidaya lebah Trigona. Disiapkan juga area taman bunga, dan sumur bor.
"Penataannya sedemikian mungkin sehingga membuat nyaman pengunjung bisa rekreasi sekaligus edukasi," tambahnya. (nur/r3)
Editor : Baiq Farida