GIRI MENANG-Wilayah Kabupaten Lombok Barat memiliki pulau terluar yang berbatasan dengan laut Australia, yaitu Pulau Sepatang yang ada di Dusun Panggang, Desa Persiapan Belongas, Kecamatan Sekotong. Penjagaan pulau tersebut mendapatkan atensi dari negara untuk mengantisipasi ada klaim dari Australia.
Terbukti, pada Rabu (27/7) lalu, Tim Divhubinter Polri melakukan monitoring ke wilayah ujung selatan Lobar itu. Tim dipimpin Ses NCB Interpol Indonesia Brigjen Pol Amut Chandra JB dan diterima Kapolres Lobar AKBP Wirasto Adi Nugroho beserta jajarannya.
Brigjen Pol Amut Chandra JB mengatakan, kunjungannya tersebut merupakan bagian dari monitoring dan evaluasi wilayah perbatasan. "Ingin melihat secara langsung pengelolaan perbatasan, yang mana daerah perbatasan dibebankan kepada Divhubinter Polri," ujarnya.
Menurutnya, wilayah perbatasan berpotensi diklaim oleh negara lain. Di samping itu, tidak lepas dari Human Trafiking. "Makanya diimbau kepada masyarakat tidak tergoda iming-iming calo pencari tenaga kerja," pesan Amut Chandra.
Sementara itu, Kapolres Lobar AKBP Wirasto Adi Nugroho menambahkan, nama Pulau Sepatang merupakan nama yang akrab disebut warga lokal. Pulau ini juga memiliki nama lain, yaitu Pulau Sofia Lausia.
“Pulau Sofia Lausia yang terletak di Dusun Panggang, Desa Persiapan Belongas sebenarnya merupakan karang di tengah laut, yang di atasnya terdapat mercusuar dan tidak ada penduduk," terangnya.
Wirasto menerangkan, untuk pengamanan saat ini sudah ada pos pantau. Akses menuju pos cukup sulit, karena hanya bisa dilewati namun roda dua trail. "Selain akses, juga terkendala komunikasi. Signal sulit," katanya.
Karena itu, Kapolres Wirasto berharap, ke depan lebih mendapatkan dukungan sarana dan prasarana memadai. Kemudian penambahan personel. "Ini untuk memaksimalkan pengamanan perbatasan atau pulau terluar," ujarnya. (cr-bib/r3)
Editor : Galih Mps