"Terhadap kejadian itu, nyawa korban tidak bisa diselamatkan," kata Kapolsek Sekotong Iptu I Kadek Sumerta, Jumat (21/10).
Sumerta mengatakan, peristiwa sambaran petir itu diketahui oleh salah satu rekan korban bernama Japri. Saat kejadian, lokasi memancing Japri dengan korban tidak terlalu jauh. Keduanya menggunakan perahu berbeda.
"Kemudian sekitar pukul 16.00, saksi (Japri) yang cukup berdekatan jaraknya dengan korban melihat korban tiba-tiba tersambar petir. Saat itu masih dalam kondisi hujan lebat," jelas Sumerta.
Sumerta mengaku, ketika kejadian Japri juga sempat terkena percikan petir. Tetapi karena melihat korban sudah lemas, Japri mencoba menolong rekannya itu dengan sisa-sisa tenaganya. "Dia berusaha mendekat untuk menolong, dan berhasil membawa korban ke tepi pantai Dusun Gili Gede," ceritanya.
Atas peristiwa tersebut kemudian sekitar pukul 16.44, Bhabinkamtibmas Desa Gili Gede Indah bersama warga Dusun Gili Gede Segera mengevakuasi Korban. Dia dibawa ke Puskesmas Pelangan untuk mendapat perawatan. Waktu dibawa masih hidup. Sempat dirawat tim medis, namun nyawa korban tidak tertolong,” terangnya.
Korban meninggal dunia, karena mengalami luka cukup serius. Seperti luka bakar di bagian punggung belakang. "Sedangkan rekan korban mengalami shock karena terkena percikan petir. Dia masih mendapatkan perawatan di Puskesmas Pelangan," pungkasnya. (cr-bib/r3) Editor : Administrator