Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kenalkan Wisata Pantai Serpik melalui Tradisi Bau Keke

Galih Mps • Selasa, 18 Juli 2023 | 18:30 WIB
TARIK WISATAWAN: Masyarakat meramaikan even budaya Bau Keke di Pantai Serpik, Desa Lembar. Kegiatan ini diinisiasi pemuda setempat.(DISKOMINFOTIK LOBAR for LOMBOK POST)
TARIK WISATAWAN: Masyarakat meramaikan even budaya Bau Keke di Pantai Serpik, Desa Lembar. Kegiatan ini diinisiasi pemuda setempat.(DISKOMINFOTIK LOBAR for LOMBOK POST)

GIRI MENANG-Pemuda Desa/Kecamatan Lembar menginisiasi even budaya Bau Keke di wisata Pantai Serpik. Kerang sejenis binatang laut yang memiliki tubuh lunak atau moluska yang ditutupi sepasang cangkang tebal itu, memang mudah ditemukan di pantai tersebut.


Even Bau Keke dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada Sabtu dan Minggu (15-16/7) lalu. Irsan Hambali, ketua panitia even tersebut mengatakan, Keke ini biasanya keluar pada Bulan Juni dan Juli. Saat itulah masyarakat Desa Lembar berbondong bondong ke pesisir pantai untuk mencari keke.


Inilah yang kemudian ditangkap pemuda desa setempat sebagai potensi budaya yang perlu dipromosikan. Karen itu, mereka menginisiasi melaksanakan sebuah even. "Jadi ini adalah bentuk inisiasi dari kami bersama pemuda dan kades agar tradisi ini lebih dikenal dan Pantai Serpik Lembar bisa ramai dikunjungi" ujarnya.


Irsan Hambali mengatakan, Pantai Serpik yang terletak di pesisir bagian barat Pulau Lombok memiliki panorama alam yang luar biasa. Garis pantainya cukup panjang, serta ombak yang tidak besar karena masih berada di wilayah teluk, bisa menjadi nilai lebih wisata ini.


"Yang lebih sensasional adalah pemandangan sun set atau matahari tenggelam yang sangat eksotik tanpa halangan" ujarnya.


Kepala Desa Lembar Sainah menambahkan, pihaknya berkomitmen terus melestarikan tradisi dan budaya bau keke. Ke depan, diharapkan bisa dikenal masyarakat luas, wisatawan domestik maupun mancanegara sehingga even ini dikemas lebih menarik lagi. "Dan pada even ini, ada ribuan masyarakat ikut berpartisipasi dan meramaikan," ujarnya.


Sementara itu, hadir secara langsung Gubernur NTB Zulkiflimansyah bersama istri. Menurutnya, even tersebut sangat luar biasa. "Ini langkah permulaan yang baik untuk mengenalkan Pantai Serpik dan tradisi bau keke kepada masyarakat luas," katanya.


Karena itu, dia mengapresiasi langkah para pemuda dan pemerintah desa setempat. Zul menerangkan, itu merupakan inovasi nyata dalam memajukan pariwisata desa. "Perjalanan panjang selalu dimulai dengan langkah pertama," ujarnya.


Even Bau Keke juga diisi dengan diskusi wisata dan camping ground. Kemudian ada juga pentas budaya khas Lombok. Seperti gendang beleq, peresean, atraksi layang-layang pantai, dan parade dulang. (bib/r3)

Editor : Galih Mps
#Lobar