Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pemkab Lobar Tak Mampu Menangkap Peluang Kedatangan Kapal Pesiar

Galih Mega Putra S • Jumat, 8 Desember 2023 | 13:25 WIB
BELUM ADA EFEK: Kapal pesiar yang hendak menuju ke Pelabuhan Gili Mas pada Selasa (28/11) lalu. Kedatangannya dinilai belum berdampak positif bagi Lobar.(HABIBUL ADNAN/LOMBOK POST)
BELUM ADA EFEK: Kapal pesiar yang hendak menuju ke Pelabuhan Gili Mas pada Selasa (28/11) lalu. Kedatangannya dinilai belum berdampak positif bagi Lobar.(HABIBUL ADNAN/LOMBOK POST)

LombokPost-Kedatangan kapal pesiar di Pelabuhan Gili Mas, Lembar dinilai belum berdampak positif bagi Kabupaten Lombok Barat (Lobar). Pasalnya, para penumpang kapal yang membawa tamu asing itu, jarang yang berkunjung ke wisata Lobar.

Bahkan, tamu-tamu tersebut memilih tempat wisata di luar Lobar. Wakil Ketua DPRD Lobar Hj. Nurul Adha berpendapat, ini menunjukkan kurangnya sinergi antar OPD dalam menyiapkan penyambutan tamu. Seharusnya, sesampainya di Lobar, sudah ada paket wisata yang ditawarkan.

"Sayang sekali, kita tidak bisa memanfaatkan peluang kapal pesiar. Kami menyarankan agar OPD yang memiliki koneksi saling mendukung dan berkoordinasi dalam menyambut tamu kapal pesiar," harapnya.

Nurul Adha mengatakan, tamu tersebut peluang besar meraup uang sebesar-besarnya untuk kepentingan daerah. Sehingga berdampak besar dalam menumbuhkan ekonomi masyarakat. "Jangan sampai mereka lewat saja, mereka berkunjung dan belanja di daerah lain. Harusnya kita siapkan display, sehingga mau belanja, makan di Lobar,” ujarnya.

Ia juga meminta Pemda Lobar untuk lebih serius menata kawasan wisata di pintu masuk Pelabuhan Gili Mas. Seperti Pantai Cemara di Desa Lembar Selatan, Kecamatan Lembar. Di sana sudah dibangun jembatan gantung yang menjadi salah satu daya tarik wisata, namun belum bisa dinikmati oleh tamu kapal pesiar. "Karena kita belum siap infrastrukturnya," katanya.

Kabid Promosi dan Pemasaran, Dinas Pariwisata (Dispar) Lobar Irman Sumantri mengatakan, pihaknya sudah menawarkan beberapa desa wisata di kawasan Lobar untuk menerima tamu kapal pesiar. Akan tetapi desa-desa wisata tersebut ternyata belum ada yang siap.

“Ada standar yang harus dipenuhi oleh desa wisata, seperti toilet, sarana prasarana pendukung lainnya. Agent travel kapal pesiar siap mengarahkan tamu ke desa wisata, asal desa wisata siap,” katanya.

Salah satu desa wisata yang sudah ditawarkan adalah Desa Kebon Ayu, Kecamatan Gerung. Namun desa ini belum siap menerima tamu kapal pesiar. Irman berharap agar para kades lebih giat mengembangkan wisata di desanya dan menyiapkan diri untuk menerima tamu kapal pesiar. (bib/r3)

Editor : Kimda Farida
#Gili Mas #Lobar #Kapal Pesiar