Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Toreh Prestasi, Ombudsman RI Beri Nilai A Kepada Dukcapil Lobar

Sanchia Vaneka • Kamis, 4 Januari 2024 | 10:20 WIB
PELAYANAN MAKSIMAL: Petugas Disdukcapil Lobar melakukan perekaman langsung kepada warga yang ingin membuat dokumen kependudukan.(CHIA//LOMBOK POST)
PELAYANAN MAKSIMAL: Petugas Disdukcapil Lobar melakukan perekaman langsung kepada warga yang ingin membuat dokumen kependudukan.(CHIA//LOMBOK POST)

LombokPost-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Lombok Barat (Lobar) mendapatkan apresiasi dari Ombudsman Republik Indonesia (ORI). Dalam kategori Opini Pengawasan Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Tahun 2023. 

“Alhamdulillah Dukcapil Lobar mendapatkan point tertinggi dengan nilai 90,34 atau A, meningkat dari nilai tahun lalu 87,69 atau B. Kita masuk dalam Zona Hijau Kualitas Tertinggi untuk predikat tersebut,” kata Kepala Dinas Dukcapil Lobar Saeful Ahkam. 

Prestasi ini disebutnya tidak terlepas dari kinerja staff Dukcapil. Memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat dengan mengedepankan aspek kualitas dan kuantitas pelayanan. Aspek keramah tamahan atau hospitality menjadi titik tekan Dukcapil dalam memberikan pelayanan. Bahkan bila perlu sampai jemput bola mendatangi warga yang tidak bisa datang ke kantor, entah karena lansia, sakit, atau ODGJ. 

“Selama sepuluh bulan ini kami telah melakukan pelayanan langsung turun desa dan sekolah dengan tetap mengutamakan kepuasan masyarakat yang dilayani di kantor maupun di UPT,” terangnya. 

Sampai saat ini Dukcapil sudah memberi pelayanan langsung turun ke 25 Desa. Juga bekerja sama dengan pemerintah desa dan menggandeng operator di 98 Kios Adminduk Desa. Serta melakukan kerja sama dengan 21 puskesmas dan beberapa OPD. 

Untuk mendukung sukses Pemilu, Dukcapil telah melakukan perekaman pemilih pemula ke lebih dari 100 sekolah. Ahkam juga mengaku, pihaknya masih harus bekerja keras melakukan perekaman kepada 11 ribuan warga yang akan menggunakan hak pilihnya di Februari nanti. 

Dalam kesempatan pemberian sertifikat, Kepala ORI Perwakilan NTB Dwi Sudarsono di Aula Jayengrana Kantor Bupati secara umum menjelaskan tentang mekanisme penilaian yang diberikan pihaknya secara nasional. Berdasarkan hasil dari evaluasi terhadap OPD Pelayanan Publik. Pemkab Lobar sendiri mendapatkan point nilai 80,07 atau B. 

 “Secara khusus penilaian itu dilakukan selama kurun waktu bulan Juli sampai Oktober, tetapi terus berlanjut dengan observasi dan evaluasi sampai pertengahan November,” kata Dwi Sudarsono.

Dalam kesempatan itu, ia juga berharap para OPD yang telah diberikan rekomendasi untuk perbaikan pelayanan dapat segera menindak lanjuti untuk penilaian tahun depan. 

ORI NTB juga merilis penghargaan kepada Puskesmas Gerung dengan nilai 90,19, DPMPTSP dengan nilai 88,66, Puskesmas Dasan Tapen dengan nilai 87,99, Dikbud dengan nilai 77,68, Dinsos dengan nilai 68,95, dan Dinas Kesehatan dengan nilai 56,69.

Terhadap kinerja Dukcapil Lombok Barat, Awaluddin Kepala Desa Gili Gede Indah memberikan apresiasinya terhadap pelayanan dengan langsung turun ke desa.

“Luar biasa bermanfaatnya pelayanan seperti itu, sangat membantu masyarakat. Masyarakat terbantu sekali dengan tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk mendapat KTP atau Akta Kelahiran,” kata Awaluddin.

Hal senada juga disampaikan oleh Andi, tenaga Operator Kios Adminduk Desa Batu Putih Sekotong dan menambahkan harapan agar pihak desa diberikan akses lebih dalam memberikan pelayanan ke masyarakat.

“Kios Adminduk perlu diberi akses pelayanan yang lebih. Artinya bukan hanya pelaporan tapi juga perbaikan data KK,"  ujar Andi. (chi/r3)

 

Editor : Rury Anjas Andita
#dukcapil #Pelayanan #Lobar