Lombok Post - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lombok Barat menyalurkan bantuan Zakat, Infaq dan Sedekah kepada 45 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) se-Lobar.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Penjabat Bupati Lobar H Ilham bersama Ketua Baznas Lobar TGH Taisir, dan komisioner, Kadis Sosial H.Lalu Martajaya kepada para pengurus LKSA di Aula Kantor setempat, Selasa (23/4).
Dalam kesempatan itu, Ketua Baznas Lobar menyampaikan pihaknya mendistribusikan bantuan Zakat, Infaq dan Sedekah kepada 45 LKSA se Lobar.
"Alhamdulillah kami sudah salurkan bantuan kepada 45 LKSA se Kabupaten Lombok Barat, masing-masing sejumlah 5 juta, berarti anggaran yang didistribusikan sekitar 225 juta," kata TGH Taisir.
LKSA penerima bantuan ini telah melalui proses seleksi.
Dalam hal ini pihaknya bekerja sama dengan Dinas Sosial melakukan akreditasi terhadap LKSA tersebut untuk menghindari LKSA-LKSA bodong.
Dimana yang diberikan bantuan adalah LKSA aktif, bukan LKSA tidak aktif.
"Jadi kita selektif juga, tidak ujuk-ujuk berikan bantuan tanpa ada proses seleksi, makanya kami kerjasama dengan Dinsos untuk memastikan LKSA-LKSA ini," ujarnya.
Selain bantuan kepada LKSA, pihaknya juga akan menyalurkan bantuan pendidikan berupa beasiswa pada awal Mei ini dengan anggaran Rp 300 juta.
Beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa S1, S2, dan S3 dan mahasiswa yang sedang kuliah di luar negeri. Khususnya di Timur Tengah.
Program ini sendiri sesuai dengan RKAT (Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan) yang telah disahkan oleh BAZNAS RI.
Sejauh ini lanjut dia, jumlah zakat Infaq dan sedekah yang sudah disalurkan BAZNAS terhitung dari Januari sampai April mencapai Rp 3 Miliar.
Bantuan disalurkan kepada anak yatim, fakir miskin, muhafa dan ada juga kepada mualaf.
Termasuk yang paling besar bantuan kesehatan (berobat) yang setiap hari diberikan kepada warga tak mampu.
Disamping bantuan kepada masjid-masjid, musola dan pesantren (ponpes). Sebelumnya pihaknya juga telah menyalurkan bantuan beasiswa pendidikan kepada mahasiswa.
"Itu kita berikan ada sekitar 15 an orang dan masing-masing kita berikan 5 juta," sebutnya.
Terkait sumber Zakat infaq dan sedekah, diakui ada penambahan dari para PPPK yang menerima SK sejumlah 1.116 orang baru-baru ini.
"Insyallah bertambah sumber zakat kita," sebutnya.
Ia menambahkan, tahun ini Baznas menargat Zakat, infaq dan Sedekah mencapai Rp10 miliar.
Target ini naik dari tahun lalu mencapai Rp 9 miliar.
Di tempat yang sama, PJ Bupati H Ilham berharap agar program bantuan yang diberikan BAZNAS ini bisa memberikan dampak terhadap penanganan warga tak mampu yang dibina oleh LKSA tersebut.
Sebab persoalan kemiskinan menjadi pekerjaan rumah yang harus ditangani Pemda kedepan. Dimana jumlah penduduk miskin saat ini sebanyak 102,71 ribu jiwa atau 13,67 persen.
"Angka 13 persen itu besar, karena itu kami harapkan program ini bisa membantu penanganan kemiskinan ini," harap dia. (chi)
Editor : Kimda Farida