LombokPost--Wacana pembangunan jalan Kota Gerung yang disebut sebagai Jalan Sopoq Angen dipastikan dilakukan 2025 mendatang.
Pembangunan tersebut membutuhkan anggaran sebesar Rp 14 miliar.
”Akan kita usulkan pada anggaran APBD 2025,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Lobar Lalu Winengan.
Proses pembangunan akan diawali dengan membuat jembatan sebagai penghubung jalan sebab terdapat sungai yang membelah jalan ratusan meter itu.
Baca Juga: 150 Peserta Paralayang se Indonesia Perebutkan Piala Panglima TNI 2024
Dinas mendahulukan jembatan itu agar mempermudah akses masuknya material bangunan.
”Jembatan dulu, kalau tidak ada bagaimana membawa material karena ada kali besar di sana,” terangnya.
Pembangunan jalan dan jembatan tersebutlah yang diperkirakan akan menghabiskan dana sebesar Rp 14 miliar.
Untuk jembatan membutuhkan sekitar Rp 9,5 miliar.
Baca Juga: Kuasai Materi Debat, Farin-Khairatun Diprediksi Tampil Mengesankan
Kemudian jalan dari samping Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Lobar sampai jembatan sekitar 100 meter.
Selanjutnya jembatan ke simpang tiga yang tembus Samsat Gerung sekitar 200 meter.
”Totalnya kurang lebih Rp 14 miliar semuanya,” rinci pria berkepala plontos itu.
Winengan memastikan akan melanjutkan pembangunan jalan ini yang sudah beberapa tahun lalu diwacanakan namun tak kunjung tuntas.
Terlebih lagi, Pemkab Lobar sebelumnya telah menggelontorkan anggaran puluhan miliar untuk pembebasan lahan.
Dirinya juga meminta agar Komisi III DPRD Lobar juga mengawal anggaran itu tetap masuk dalam APBD 2025.
Baca Juga: Disambut Seokjin dan ARMY, J-Hope BTS Resmi Selesaikan Wajib Militer
Agar anggaran puluhan miliar pembebasan lahan jalan tidak keluar sia-sia.
Bahkan Winengan mennambahkan, kemungkinan besar pengerjaan jalan itu akan mendapat bantuan anggaran dari pemerintah pusat.
Karena akan ada peningkatan status jalan kabupaten menjadi jalan nasional.
”Setelah saya bertemu dengan Bapennas, akan ada sharing anggaran. Dari jalan yang tembus ke simpang tiga Samsat Gerung tembus menuju simpang tiga perumahan pemda Gerung, itu yang kita usahakan dari proyek strategis pemerintah. Itu akan menjadi jalan nasional,” tambahnya.
Baca Juga: Setelah 8 Tahun, Jennie BLACKPINK Tampil Perdana di M Countdown dengan Lagu Mantra
Sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD Lobar Fauzi mengatakan telah memanggil OPD teknis yang beberapa proyeknya dinilai strategis dan perlu menjadi prioritas. Seperti perbaikan jalan Terong Tawah dan pembangunan jalan Kota Gerung.
Bahkan, Komisi III memberi target agar pengerjaan dua jalan tersebut menjadi prioritas di tahun 2025 mendatang.
”Kami sudah rapat dengan tiga Kepala OPD yakni Dinas LH, Perkim, serta Dinas PU-TR. Khusus untuk Dinas PU-TR, mereka berkomitmen untuk segera memperbaiki jalan di Terong Tawah dan Jalan Sopoq Angen di tahun 2025 mendatang,” kata Fauzi.
Baca Juga: SJP-TGF Siapkan Sekolah Wirausaha untuk Milenial
Menurut Fauzi, pengerjaan pembangunan jalan kota Gerung memang perlu dilakukan.
Sebab, jika hanya melakukan pelebaran jalan Dasan Geres justru akan membutuhkan lebih banyak dana karena banyaknya pertokoan dan rumah.
Terlebih dengan biaya pembebasan lahan yang dinilainya terlalu besar. Sehingga akan menjadi mubazir jika tidak dilanjutkan.
Fauzi melihat nantinya, jalan tersebut akan menjadi jalur alternatif, bahkan menjadi jalur utama seperti jalan Udayana di Mataram.
”Itu sudah kami bicarakan, nanti pengerjaannya bersamaan dengan jalan Terong Tawah,” terang politisi PKB tersebut. (chi/r12)
Editor : Kimda Farida