LombokPost-KPU Lombok Barat (Lobar) secara resmi menetapkan pasangan nomor 4 Lalu Ahmad Zaini-Nurul Adha (Lazadha) sebagai bupati dan wakil bupati Lobar periode 2025-2030.
Penetapan itu dilakukan dalam rapat pleno terbuka di Hotel Merumatta, Kamis (9/1).
Lazadha unggul dengan perolehan suara sebanyak 107.340 atau setara dengan 28,05 persen.
”Ditetapkan dan sekaligus sebagai pengumuman,” kata Ketua KPU Lobar Lalu Rudi Iskandar.
Disampaikan, dalam rapat pleno itu KPU mengudang semua unsur terkait. Mulai dari para pasangan calon (paslon) yang berkompetisi di Pilkada Lobar 2024 serta seluruh unsur partai politik.
Tapi dalam momen itu, tiga pasangan lain tidak hadir. Yaitu paslon nomor 1 Nauvar Furqony Farinduan-Khairatun, paslon nomor 2 Nurhidayah-Imam Kafali dan paslon nomor 3 Sumiatun-Ibnu Salim.
Akibatnya kursi terdepan yang siapkan untuk ketiga paslon itu kosong melompong.
Hanya terlihat pasangan Lalu Ahmad Zaini dan Nurul Adha yang duduk di deretan kursi paling kanan.
Sebab tempat duduk mereka diatur sesuai dengan nomor urut pada pilkada lalu.
Terkait ketidakhadiran ketiga pasangan calon, Lalu Rudi mengaku tidak tahu menahu. Prinsipnya semua paslon sudah diundang untuk hadir dalam rapat pleno itu.
”Kami undang semua. Itu menjadi hak masing-masing pasangan calon untuk hadir atau tidak,” jelas Rudi.
Di sisi lain rapat pleno penetapan sedikit mengalami persoalan teknis.
Itu terkait dengan kesalahan tulisan tentang periode pemerintahan bupati dan wakil bupati terpilih.
Awalnya dalam berita acara dan surat keputusan (SK) KPU Lobar tertulis masa jabatan bupati dan wakil bupati hasil Pilkada 2024 yaitu 2025-2029.
Padahal yang benar adalah periode 2025-2030.
Sekretariat KPU pun langsung melakukan perbaikan.
Dokumen itu dicetak ulang sebelum ditandatangi para komisioner KPU Lobar.
”Memang tadi ada kekeliruan pada berita acara dan SK. Tapi syukurlah langsung diubah untuk perbaikan di dalam rapat pleno ini,” tandasnya.
Dalam sambutannya bupati terpilih Lalu Ahmad Zaini mengatakan semua proses pilkada sudah tuntas.
Itu seiring dengan KPU yang telah menetapkan hasilnya dalam rapat pleno. Dia bersyukur karena pilkada Lobar berjalan aman dan lancar.
Buktinya tidak ada Paslon yang mengajukan sengketa ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Terkait dengan tiga paslon yang tidak hadir dalam rapat pleno itu, LAZ tidak mempersoalkannya. Karena itu hak setiap paslon.
”Kami hanya minta mari bahu membahu membangun Lobar bersama-sama ke depan. Kami pasti akan merangkul semua pihak,” kata LAZ.
Wakil bupati terpilih Nurul Adha mengimbau semua pihak untuk move on dari proses politik di Pilkada Lobar.
Saat ini, kata dia, KPU sudah menetapkan hasilnya. Tinggal pihaknya menunggu pelantikan.
”Setelah pelantikan nanti kami akan langsung bekerja. Kepada semua pihak yang belum move on mari kita bangkit bersama membangun Lobar lebih sejahtera,” pungkasnya. (mar/r12)
Editor : Kimda Farida