LombokPost-Jembatan Dasan Geres di Kecamatan Gerung sudah lama dikeluhkan. Badan jembatan terlalu rendah dari dasar sungai.
Akibatnya, saat debit air sungai tinggi, air kerap meluap ke jalan raya.
Kondisi itu diperburuk oleh tumpukan sampah saat musim hujan seperti saat ini.
Aneka sampah tidak bisa hanyut karena terhalang kolong jembatan yang terlalu sempit.
”Pernah meluap sampai jalan raya karena jembatan terlalu rendah,” kata Sofwan, salah seorang warga.
Lurah Dasan Geres Umar Syarapudin menyampaikan pihaknya sudah tiga kali mengajukan perbaikan jembatan.
Pengajuan dilakukan sejak 2022. Usulan itu dilakukan karena badan jembatan dinilai sudah tidak layak.
Apalagi jalan tersebut langsung menuju ke kompleks Kantor Bupati Lobar.
”Ini kan konstruksi jembatan lama sejak zaman Jepang. Sebetulnya jembatan ini konstruksi irigasi bukan buat jalan umum,” kata Umar.
Pada akhir 2024 lalu, pihaknya kembali mengajukan usulan perbaikan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).
Pihaknya ditemui oleh Sekretaris Dinas PUTR Lobar Lalu Ratnawi.
Kepada pihak kelurahan PUTR menjanjikan perbaikan pada 2026 nanti.
Total anggarannya sekitar Rp 6 miliar.
”Pejabat Dinas PUTR sudah beberapa kali mengecek jembatan ini. Mudah mudahan 2026 bisa terealisasi,” tandasnya. (mar/r12)
Editor : Kimda Farida