Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI tingkat Kecamatan Lingsar di Desa Karang Bayan Sukses

Hamdani Wathoni • Selasa, 26 Agustus 2025 | 11:24 WIB

 

Sukses: Salah satu peserta tampil di ajang MTQ XXXI Kecamatan Lingsar di Desa Karang Bayan.
Sukses: Salah satu peserta tampil di ajang MTQ XXXI Kecamatan Lingsar di Desa Karang Bayan.

LombokPost - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI tingkat Kecamatan Lingsar sukses dibuka di Desa Karang Bayan, Jumat (22/8). Ajang yang berlangsung hingga 25 Agustus 2025 ini menghadirkan 24 cabang lomba dengan total 325 peserta dari seluruh desa di Kecamatan Lingsar.

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini atau yang karib disapa LAZ membuka kegiatan tersebut dengan penuh semangat. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kegiatan keagamaan seperti MTQ untuk terus digelorakan di tengah masyarakat. 

”Generasi Lombok Barat, khususnya di Kecamatan Lingsar, tidak kalah hebat. Namun kita harus terus memberikan ruang seperti MTQ agar bakat, mental, dan semangat mereka terbentuk dengan baik,” kata LAZ.

Menurutnya, melalui MTQ, generasi Qurani akan tetap lahir dan tumbuh, menjadi fondasi moral sekaligus benteng akhlak di tengah arus modernisasi.

Kepala Desa Karang Bayan, yang desanya ditunjuk sebagai tuan rumah, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan. Ia mengaku berkomitmen penuh menyiapkan sarana dan prasarana terbaik demi kelancaran dan kesuksesan acara.

”Kami akan berupaya menjadi tuan rumah yang baik, dengan menghadirkan fasilitas yang memadai agar MTQ ke-XXXI tingkat Kecamatan Lingsar berjalan lancar dan sukses,” ujarnya.

MTQ XXXI Kecamatan Lingsar tidak hanya menjadi ajang lomba, tetapi juga ruang silaturahmi dan pembinaan generasi muda agar semakin cinta dengan Al-Quran. Sejumlah cabang dilombakan mulai dari Tilawah, Tahfidz, Fahmil Quran, hingga Syarhil Quran.

Salah satu peserta, Rizqika Anaya Taufani santri dari Pondok Pesantren Al-Aziziah Gunung Sari mengaku bangga bisa ambil bagian. Meski baru pertama kali mengikuti, semangatnya tidak surut.

”Saya sangat bangga menjadi peserta MTQ ini. Walaupun baru pertama kali ikut, saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk tampil di hadapan dewan hakim,” ungkap Naya, sapaannya.

Naya turun pada cabang Tilawah dan Tahfidz 1 Juz. Kemeriahan MTQ XXXI Lingsar ini pun disambut antusias masyarakat. Sejak malam pembukaan, ratusan warga memadati arena utama untuk menyaksikan penampilan kafilah dari berbagai desa. 

Suasana religius berpadu dengan semangat kebersamaan, memperlihatkan betapa MTQ masih menjadi tradisi penting yang ditunggu-tunggu masyarakat.

Melalui gelaran ini, pemerintah daerah berharap MTQ tidak sekadar menjadi ajang seremonial, tetapi benar-benar melahirkan generasi Qurani yang mampu membawa nama baik daerah, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Editor : Siti Aeny Maryam
#mtq #Lombok Barat #Karang Bayan #kecamatan #Lingsar