Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Cegah Aksi Anarkisme dan Kejahatan, Polres Lobar Gelar Patroli Gabungan Skala Besar

Hamdani Wathoni • Sabtu, 6 September 2025 | 09:36 WIB
JAGA KEAMANAN: Kapolres Lobar AKBP Yasmara Harahap saat menyiapkan tim gabungan patroli skala besar.
JAGA KEAMANAN: Kapolres Lobar AKBP Yasmara Harahap saat menyiapkan tim gabungan patroli skala besar.

LombokPost – Menghadapi dinamika situasi nasional dan sejumlah daerah yang belakangan ini dinilai kurang kondusif, Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat (Lobar) mengambil langkah mitigasi melalui patroli gabungan skala besar.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (3/9), dengan melibatkan jajaran Polres Lobar, Komando Distrik Militer (Kodim) 1606 Mataram, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lombok Barat.

Kapolres Lobar AKBP Yasmara Harahap menegaskan, patroli ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari upaya nyata aparat keamanan bersama pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas wilayah.

“Tujuannya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mencegah potensi tindak kejahatan, sekaligus memberikan rasa aman bagi warga. Dengan patroli, minimal kita bisa mencegah niat para pelaku kejahatan,” ungkapnya.

Menurut Yasmara, patroli gabungan merupakan bentuk sinergi kuat antara Polri, TNI, dan pemerintah daerah. Keterlibatan lintas institusi ini membuktikan adanya perhatian besar terhadap keamanan masyarakat. Patroli dilakukan dengan pola terencana, menyasar lokasi-lokasi yang dinilai rawan maupun objek vital.

Beberapa titik strategis yang menjadi rute patroli antara lain Pelabuhan Lembar, Kantor DPRD Lombok Barat, hingga Kantor Bupati. Selain itu, aparat juga melakukan pengamanan di pusat keramaian, seperti area perdagangan, fasilitas publik, serta titik-titik berkumpulnya masyarakat.

“Selain objek vital dan perkantoran, kami melaksanakan pengamanan di pusat-pusat keramaian, terutama tempat yang ramai aktivitas masyarakat,” jelas Kapolres.

Ia menambahkan, kehadiran aparat di lokasi tersebut diharapkan memberi efek preventif. Warga bisa merasa lebih tenang ketika aktivitas sehari-hari mereka berada dalam pantauan dan perlindungan aparat keamanan. “Kehadiran kami di tengah masyarakat adalah pesan bahwa negara hadir, siap melindungi, dan menjaga keamanan warganya,” lanjutnya.

Lebih jauh, Kapolres menjelaskan bahwa patroli gabungan ini tidak hanya sebatas agenda lokal, tetapi juga bagian dari strategi nasional. Program serupa dilaksanakan serentak di berbagai daerah di Indonesia, sebagai langkah antisipasi terhadap isu-isu menonjol yang berkembang. “Upaya ini merupakan kebijakan nasional yang juga dilaksanakan di seluruh Indonesia. Jadi, tidak hanya di Lombok Barat, melainkan terintegrasi secara nasional,” terangnya.

Langkah preventif ini dianggap penting untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas sebelum benar-benar terjadi. Kapolres menekankan bahwa intensitas patroli bersifat dinamis, artinya menyesuaikan dengan perkembangan situasi. “Untuk pelaksanaannya, tidak kaku pada jadwal rutin, melainkan menyesuaikan dengan kondisi terkini di masyarakat. Apabila dibutuhkan lebih banyak patroli, maka akan kita tingkatkan,” urainya.

Pendekatan adaptif tersebut, menurut Yasmara, memungkinkan aparat bergerak cepat dalam merespons setiap potensi kerawanan. Dengan begitu, masyarakat tetap merasa aman, terlindungi, dan aktivitas perekonomian maupun sosial bisa berjalan normal.

Sinergi yang dibangun melalui patroli gabungan juga memperlihatkan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab satu pihak. Kolaborasi TNI, Polri, dan pemerintah daerah menjadi kunci terciptanya suasana kondusif di Lombok Barat. “Ini bukan hanya sebatas rutinitas patroli, tetapi bentuk nyata perhatian pemerintah dan aparat terhadap keamanan warganya,” tutup Kapolres.

Dengan langkah kolaboratif ini, diharapkan masyarakat Lombok Barat semakin percaya bahwa keamanan wilayah selalu menjadi prioritas utama. Patroli gabungan skala besar bukan hanya simbol kehadiran aparat, tetapi juga jaminan bahwa sinergi semua pihak terus diperkuat demi terciptanya daerah yang aman, nyaman, dan kondusif.

Editor : Jelo Sangaji
#kondusif #Polres Lobar #Anarkisme #Patroli #Lombok