Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Klarifikasi Oleh Hendarman Law Firm (HLF) Jakarta

Kimda Farida • Rabu, 12 November 2025 | 19:06 WIB
Photo
Photo

LombokPost--Hendarman Law Firm (HLF), bertindak sebagai Konsultan hukum dari Adrian James Campbell bersama ini menyampaikan klarifikasi resmi terkait posisi saat ini dari Adrian James Campbell pada pengembangan Marina Bay Lombok (Marina Bay Sekotong, Lombok Barat).

Klarifikasi ini akan menjelaskan peranan Adrian James Campbell, alasan dibalik terjadinya restrukturisasi organisasi, dan kegiatan independent yang akan dilaksanakan oleh Adrian James Campbell.

 1Posisi Adrian James Campbell pada Marina Bay Investment

Adrian James Campbell saat ini masih merupakan pemegang saham Marina Bay Investment melalui PT Marina Bay Group.

Sebuah kesepakatan bersama telah dicapai antara Adrian James Campbell, dan afiliasinya, untuk mengalihkan saham-saham mereka pada PT Marina Bay Group kepada Jamie McIntyre dan/atau afiliasinya dimana pengalihan tersebut akan berlaku penuh setelah seluruh persyaratan yang terdapat pada kesepakatan tersebut dipenuhi oleh Jamie McIntyre dan/atau afiliasinya.

Adrian James Campbell menegaskan bahwa saat ini persyaratan pengalihan saham-saham tersebut belum terpenuhi.

Walaupun Adrian James Campbell tidak lagi menjabat sebagai komisaris pada Marina Bay Investment merujuk pada pengunduran dirinya dari jabatan tersebut pada tanggal 24 Oktober 2025, Adrian James Campbell masih memiliki keterlibatan dalam aktivitas Marina Bay Investment melalui Kinnara Ltd., yang terikat dalam perjanjian keagenan dengan Marina Bay Investment. Dimana peran Kinnara Ltd., adalah untuk melaksanakan kegiatan penjualan projek Marina Bay City.

2.    Restrukturisasi Strategis dan Keputusan Etik

Keputusan untuk mengurangi keterlibatan Adrian James Campbell pada Marina Bay Investment adalah keputusan strategis dan etik.

Keputusan Adrian James Campbell untuk melakukan restrukturisasi partisipasinya pada Marina Bay Investment melalui PT Marina Bay Group merupakan peritmbangan strategis mengingat Marina Bay Investment hanya memiliki lahan yang terbatas, dan oleh karenanya tidak sesuai dengan rencana jangka panjang Adrian James Campbell di daerah Lombok.

Adrian James Campbell merasa partisipasi lebih lanjut tidak sejalan dengan standar operasional dan pengurusan finansialnya. Walaupun projek tersebut mengalami perkembangan pesat pada awal pengembangannya melalui kekuatan merek dan upaya Kinnara Ltd., saat ini ia memilih untuk mengambil langkah mundur dan mengalihkan daya upayanya melalui Kinnara Capital (afiliasi Kinnara Ltd.) dimana ia memiliki kuasa penuh atas kualitas, kepatuhan dan pelaksanaan projek yang akan dikerjakan.

Alasan lain keputusan Adrian James Campbell untuk mengurangi keterlibatannya pada Marina Bay Investment adalah karena adanya perbedaan karakter dan visi bisnis secara umum antara Adrian James Campbell dan Jamie McIntyre (serta perusahaan afiliasinya).

Hal ini termasuk perbedaan pemahaman atas arah yang akan ditempuh oleh Jamie McIntyre untuk Marina Bay Investment, dan perbedaan mengenai strategi manajemen dan operasional yang diterapkan oleh Jamie McIntyre, juga termasuk rekam jejak Jamie McIntyre dalam melaksanakan bisnisnya.

Perbedaan-perbedaan ini berujung pada ketidaksepakatan dalam pengambilan keputusan strategis dan manajemen projek Marina Bay Investment, yang menyebabkan Adrian James Campbell mengambil keputusan untuk mundur demi menjaga integritasnya dan memastikan keberlanjutan bisnisnya.

3. Integritas dan Kepatuhan

Adrian James Campbell selalu melaksanakan usaha/bisnisnya dengan transparansi finansial dan kepatuhan hukum secara penuh.

Seluruh dana yang berhubungan dengan investor dialokasikan secara tepat untuk proses pemilikan tanah, infrastruktur dan Pembangunan, sesuai dengan peraturan di Indonesia.

Dengan perubahan tersebut Adrian James Campbell dan Kinnara Ltd. akan memiliki kemampuan untuk bekerja secara langsung dengan bagian pemerintahan terkait dan pihak—pihak yang berwenang secara lebih baik lagi, dengan memastikan kepatuhan terhadap peraturan dan persyaratan yang berlaku serta memastikan tujuan pengembangan yang berkelanjutan.

 4. Arah dan Independen dari Kinnara Capital 

Kinnara Capital, bagian investasi dan pengembangan dari Kinnara Ltd., yang dimiliki oleh Adrian James Campbell, berniat untuk secara berkelanjutan memiliki dan mendapatkan tanah-tanah sesuai dengan rencana utama Marina Bay.

Perusahaan akan melakukan pengembangan terhadap tanah-tanah tersebut secara independent, dipandu dengan prinsip-prinstip transparansi, keberlanjutan, dan memberikan keuntungan jangka panjang bagi komunitas lokal.

Independensi ini akan memberikan kesempatan bagi Kinnara Capital untuk melakukan Pembangunan dengan standar tertinggi serta memberikan keuntungan bagi para investor serta daerah Lombok dalam jangka panjang.

5. Tahapan Selanjutnya Bagi Kinnara Capital

Dengan bagian pemasaran dan Pembangunan sekarang beroperasi secara berkesinambungan, Kinnara Capital tengah mempersiapkan pembangunan- pembangunan baru di bawah struktur independennya.

Dengan dukungan penuh dari bagian pemasaran Kinnnara, perusahaan akan terus mempromosikan daerah dan properti di Lombok secara global, dengan menunjukkan potensi daerah Lombok sebagai destinasi kelas dunia baik untuk investasi maupun untuk gaya hidup.

6. Klarifikasi HLF dan Imbauan kepada Media

HLF menegaskan bahwa tidak ada kaitan langsung antara berkurangnya keterlibatan Adrian James Campbell dan pengunduran dirinya dari Marina Bay Investment dengan dihentikannya kegiatan projek Marina Bay City oleh pemerintah setempat, sebagaimana dinyatakan dalam berbagai media serta portal berita.

HLF, sebagai konsultan hukum Adrian James Campbell, mengimbau kepada media dan seluruh pihak terkait untuk memperhatikan dan menyebarkan informasi yang akurat dan bertanggung jawab, serta tidak menyebarkan berita yang belum terverifikasi yang dapat memicu spekulasi yang tidak berdasar dan merugikan reputasi Adrian James Campbell dan afiliasi usahanya. 

Kami sangat menyesalkan tindakan dari media yang bertindak tidak sesuai dengan kode etik jurnalistik, dengan memberitakan nama Adrian James Campbell tanpa adanya permintaan konfirmasi sebelumnya kepada pihak terkait.

Sebagai firma hukum yang bertanggung jawab, kami berkomitmen untuk terus memberikan informasi yang transparan dan benar agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat dan para pihak yang berkepentingan.

7. Penutup 

Demikian klarifikasi resmi ini disampaikan untuk menegaskan hak Adrian James Campbell untuk menanggapi pemberitaan tidak akurat terkait dirinya dan untuk menjaga hak Adrian James Campbell untuk mendapatkan pemberitaan secara adil dari Media.

Kami mengajak seluruh pihak untuk saling menghormati setiap langkah dan keputusan yang diambil oleh pihak-pihak terkait demi keberlanjutan dan keberhasilan usaha masing-masing pihak di masa depan.

Dalam hal terdapat pertanyaan atau kebutuhan informasi lebih lanjut sehubungan dengan informasi yang disampaikan dalam klarifikasi ini, mohon dapat menghubungi kontak kami pada: r.suharsanto.rahajo@hlf-lawyers.com dan/atau rahdityanto.regowo@hlf-lawyers.com.

Kami ucapkan terima kasih atas perhatian dan kerjasama semua pihak.

Hendarman Law Firm (HLF). (inforial)

Editor : Kimda Farida
#Adrian James Campbell #marina bay