Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

KMB Dharmayana Universitas Tarumanegara Gelar Pengobatan Gratis di Desa Sedau

Hamdani Wathoni • Rabu, 21 Januari 2026 | 10:10 WIB
BAKTI SOSIAL: KMB) Dharmayana dari Universitas Tarumanagara Jakarta melaksanaan kegiatan pengobatan gratis bagi masyarakat Desa Sedau Kecamatan Narmada, Lombok Barat, Selasa (20/1).
BAKTI SOSIAL: KMB) Dharmayana dari Universitas Tarumanagara Jakarta melaksanaan kegiatan pengobatan gratis bagi masyarakat Desa Sedau Kecamatan Narmada, Lombok Barat, Selasa (20/1).

LombokPost — Keluarga Mahasiswa Buddhis (KMB) Dharmayana dari Universitas Tarumanagara Jakarta menunjukkan kepedulian sosialnya. Kali ini, Kabupaten Lombok Barat dipilih sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan bakti sosial tahunan bertajuk "Metta Day" yang ke-31.

"Tahun ini kami fokus di Lombok Barat dengan sasaran utama warga di desa-desa yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan maupun tenaga medis seperti puskesmas atau dokter," ujar Ketua Pelaksana Metta Day ke-31, Melinda Gloria.

Dia menjelaskan, Metta Day yang berarti hari cinta kasih merupakan agenda rutin mereka untuk membantu sesama​. Beragam layanan kesehatan dihadirkan secara gratis dalam kegiatan ini. Warga dapat menikmati fasilitas pengobatan umum, pemeriksaan dan pengobatan gigi, pemberian kacamata gratis, hingga tindakan bedah minor.

Melinda menegaskan bahwa seluruh pelayanan ini diberikan tanpa dipungut biaya sepeser pun. ​"Target minimal kami adalah 400 warga, namun kami tidak membatasi jumlah maksimal. Siapa saja boleh datang. Saat ini kegiatan kami mencakup pelayanan di enam desa di wilayah Lombok Barat," tambahnya.

​Pemilihan Lombok Barat sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Menurut Melinda, selain ingin menjangkau umat Buddhis di wilayah tersebut, tim survei juga melihat Lombok sebagai daerah yang memiliki riwayat kerentanan terhadap isu kesehatan seperti malaria, serta dampak pasca bencana gempa bumi yang pernah terjadi. ​

Meskipun diselenggarakan oleh organisasi mahasiswa Buddhis, Melinda menggarisbawahi bahwa kegiatan ini bersifat umum dan inklusif. "Acara ini murni bakti sosial untuk kemanusiaan, tidak mengandung unsur agama tertentu dalam pelayanannya. Kami ingin cinta kasih ini dirasakan oleh seluruh warga tanpa memandang latar belakang," paparnya.

​Antusiasme warga terlihat cukup tinggi sejak dimulainya kegiatan dari pagi hingga sore. Kehadiran dokter umum dan dokter spesialis dan layanan bedah minor sangat membantu masyarakat yang selama ini sulit menjangkau rumah sakit besar.

Kepala Desa Sedau Amir Syarifudin menyatakan, bakti sosial ini mencakup berbagai layanan kesehatan esensial yang sangat dibutuhkan warga. Mulai dari pemeriksaan penyakit umum, skrining mata, hingga tindakan medis khusus. ​

"Layanannya cukup lengkap, ada pemeriksaan umum, kesehatan gigi, hingga bedah minor. Yang paling dirasakan manfaatnya adalah skrining mata, di mana masyarakat juga memperoleh kacamata baca secara gratis," ungkap Kades Sedau.

​Ia menambahkan, program ini merupakan bentuk kepedulian nyata untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayahnya. Kades pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak kampus yang telah memilih Desa Sedau sebagai lokasi pengabdian.

​"Atas nama Pemerintah Desa Sedau, kami ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Yayasan Darmayana Kampus Universitas Tarumanagara. Semoga kegiatan ini memberikan dampak kesehatan yang besar bagi masyarakat kami," pungkasnya. 

Editor : Jelo Sangaji
#Lombok Barat #KMB #Universitas Taruma Negara Jakarta #pengobatan gratis #DESA SEDAU #baksos