LombokPost – Menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Lembar mulai tancap gas mematangkan persiapan arus mudik.
Koordinasi lintas sektoral diperketat guna menjamin kelancaran mobilisasi warga, terutama yang masuk ke Pulau Lombok melalui jalur laut.
General Manager PT ASDP Cabang Lembar Handoyo Priyanto, mengungkapkan bahwa saat ini kondisi di Pelabuhan Lembar masih tergolong normal.
Lonjakan signifikan justru mulai terlihat di arus kedatangan, khususnya dari arah Pelabuhan Padangbai, Bali.
"Arus mudik saat ini didominasi kedatangan dari Padangbai menuju Lembar. Prediksi kami, puncak arus mudik akan terjadi antara malam ini atau besok malam," ujar Handoyo saat ditemui di Pelabuhan Lembar usai mendampingi Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal meninjau kesiapan arus mudik.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, ASDP telah menyiagakan total 24 armada kapal. Dari jumlah tersebut, 21 kapal dinyatakan siap beroperasi, sementara 3 kapal lainnya sedang menjalani proses pemeliharaan rutin (docking).
Setiap harinya, sebanyak 13 kapal dikerahkan secara bergiliran untuk melayani rute Lembar-Padangbai dengan sailing time sekitar 4 jam.
Data menunjukkan adanya tren kenaikan jumlah penumpang dan kendaraan dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.
Handoyo menyebutkan kenaikan rata-rata mencapai angka 20 persen, yang didominasi oleh pemudik kendaraan roda dua dan pejalan kaki.
"Kenaikan ini sudah mulai terasa sejak H-10 hingga H-8. Fokus kami tidak hanya pada lintas Padangbai, tetapi juga rute-rute jarak jauh seperti Lembar-Jangkar (Situbondo), Lembar-Surabaya, dan Lembar-Banyuwangi guna memecah kepadatan," tambahnya.
Satu hal yang menjadi perhatian khusus tahun ini adalah berdekatannya momentum mudik dengan Hari Raya Nyepi di Bali.
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) dan instruksi Gubernur Bali, operasional penyeberangan lintas Lembar-Padangbai akan ditutup sementara.
Pelabuhan Lembar akan menutup keberangkatan menuju Padangbai pada tanggal 18 Maret pukul 21.00 WITA. Sebaliknya, dari arah Padangbai menuju Lembar, penutupan dilakukan pada tanggal 19 Maret dini hari.
"Khusus untuk lintas Bali, operasional akan berhenti total sesuai jadwal tersebut untuk menghormati perayaan Nyepi. Namun, untuk rute menuju Pulau Jawa (Jangkar, Surabaya, Banyuwangi), operasional tetap berjalan sesuai jadwal jika ada keberangkatan kapal," tegas Handoyo.
Guna memastikan keamanan dan kenyamanan, ASDP juga telah membentuk Tim Posko Mudik yang melibatkan berbagai stakeholder terkait, mulai dari BPTD, KSOP, TNI-Polri, hingga BMKG untuk memantau kondisi cuaca secara real-time.
Editor : Kimda Farida