Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gerung Bergema Takbir, 27 Kafilah Semarakkan Festival Religi di Giri Menang Park

Hamdani Wathoni • Senin, 23 Maret 2026 - 10:39 WIB

IKONIK: Peserta kafilah menampilkan miniatur bernuansa Islami saat mengikuti pawai Festival Gema Takbir 2026 di Giri Menang Park, Gerung, Jumat malam (20/3).
IKONIK: Peserta kafilah menampilkan miniatur bernuansa Islami saat mengikuti pawai Festival Gema Takbir 2026 di Giri Menang Park, Gerung, Jumat malam (20/3).

LombokPost – Ribuan masyarakat memadati kawasan Giri Menang Park pada Jumat malam (20/3) untuk menyaksikan kemeriahan Festival Gema Takbir 2026.

Perayaan malam kemenangan ini berlangsung meriah, menghadirkan perpaduan nuansa religius dan semangat kebersamaan yang kental di jantung ibu kota Kabupaten Lombok Barat.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini yang hadir bersama Wakil Bupati Nurul Adha, jajaran Forkopimda, kepala OPD, serta berbagai elemen masyarakat.

Kehadiran ribuan warga menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idulfitri.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, festival takbiran ini menjadi cerminan kuatnya nilai gotong royong sekaligus wujud kecintaan masyarakat terhadap syiar Islam.

“Semua ini lahir dari kerja keras dan kebersamaan. Proses persiapan yang memakan waktu berhari-hari menunjukkan kesungguhan masyarakat dalam menghadirkan yang terbaik di malam kemenangan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Festival Gema Takbir merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menghidupkan wajah Kota Gerung sebagai pusat aktivitas masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat identitas daerah sebagai kawasan yang religius sekaligus dinamis.

Sebanyak 27 kafilah turut ambil bagian dalam festival ini.

Mereka merupakan perwakilan dari lima kecamatan, yakni Gerung, Lembar, Kuripan, Labuapi, dan Lingsar.

Setiap kafilah menampilkan kreativitas melalui berbagai replika bernuansa Islami, seperti miniatur masjid, Kakbah, hingga mushaf Alquran berukuran besar.

Pawai takbiran dimulai dari Taman Kehati Gerung dan melintasi jalur utama perkantoran sebelum berakhir di kawasan Giri Menang Park.

Sepanjang perjalanan, peserta melantunkan takbir yang menggema, menciptakan suasana syahdu sekaligus semarak.

Untuk menjaga ketertiban, jumlah peserta dalam setiap kafilah dibatasi maksimal 50 orang.

Meski demikian, kemeriahan tetap terasa dengan perpaduan antara tampilan visual yang artistik dan lantunan takbir yang menggugah suasana religius.

Festival ini juga mempertegas peran Gerung yang kini tidak hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai ruang publik yang hidup dan dinamis.

Giri Menang Park semakin mengukuhkan posisinya sebagai pusat interaksi masyarakat, tempat bertemunya nilai budaya, kreativitas, dan spiritualitas.

Melalui Festival Gema Takbir 2026, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berharap Gerung dapat terus berkembang sebagai ikon daerah dan destinasi wisata religi.

Optimisme pun mengemuka, seiring harapan bahwa kegiatan ini mampu menghadirkan keberkahan sekaligus mempererat persatuan masyarakat.

Editor : Kimda Farida
#Lombok Barat #idul fitri #semarak #Takbiran #Pawai Takbiran