LombokPost - Sejumlah SPPG atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditutup sementara di Lobar satu per satu mulai beroperasi kembali. Salah satunya SPPG Golong yang ada di wilayah Narmada.
”Alhamdulillah kami sudah menerima surat dari BGN untuk pencabutan suspensasi atau pemberhentian sementara. Kami mulai bisa beroperasi Senin pekan depan,” jelas pihak SPPG Golong M Zaenuddin, Jumat (10/4).
Surat Nomor 1479/D.TWS/04/2026 tersebut menegaskan jika suspensasi dicabut karena telah dilakukan perbaikan maupun pelengkapan SLHS.
Baca Juga: Prabowo Minta BGN Sikat SPPG Nakal
Dimana dalam hal ini SPPG Golong dapat suspensasi karena persoalan IPAL.
”Sudah sepekan kami tidak beroperasi sementara. Jadi ada sekitar 2.500 penerima yang tidak dapat MBG. Kami berterima kasih atas evaluasi BGN dan surat pencabutan suspensasinya,” katanya.
Sementara itu, Satgas Koordinasi MBG Lobar meminta agar SPPG yang dihentikan sementara operasionalnya oleh BGN segera menindaklanjuti hasil evaluasi.
Baca Juga: Tiap SPPG Dijatah Motor Rp42 Juta
Satgas MBG telah melakukan sidak di Kecamatan Sekotong, Lembar, Gerung dan Kediri.
Satgas yang diketuai oleh Asisten 1 Setda Lobar Saepul Akhkam menemukan 16 SPPG dari 39 yang disuspen operasionalnya oleh BGN di empat kecamatan tersebut.
”Ini alarm untuk semua SPPG yang disuspen segera perbaiki hasil evaluasi dari BGN. Yang masih beropersi, tetap perbaiki kinerjanya jangan sampai menurun,” kata Akhkam.
Baca Juga: BGN Segel 18 SPPG di Lombok Utara
Menurutnya rata-rata evaluasi itu masih menjadikan Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi (SLHS) dan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) masih menjadi fokus evaluasi terhadap SPPG.
”Kami sekali lagi bersyukur bahwa mereka di suspen. Biar mereka segera lakukan perbaikan. Kalau pun saat ini kita sidak, agar SPPG lainnya jangan sampai bermasalah juga,” ujarnya.
Dalam identifikasi ke setiap SPPG, dirinya berharap agar para mitra benar-benar memberikan ruang yang lebih maksimal, terutama kepada para suplier lokal.
”Sebisa mungkin melibatkan BUMD, Bumdes, atau suplayer lokal. Bahkan ke depan, libatkan KDMP,” tegas Akhkam. (ton/r8)
Editor : Redaksi