Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pelepasan Haru 393 Jemaah Haji Lombok Barat, Bupati: Jaga Kekompakan dan Kesehatan!

Hamdani Wathoni • Jumat, 24 April 2026 | 07:08 WIB
Bupati Lobar Lalu Ahmad Zaini dan Wabup Nurul Adha saat melepas jamaah calon haji asal Lobar di Bencingah Agung, Kamis (23/4). (TONI/LOMBOK POST)
Bupati Lobar Lalu Ahmad Zaini dan Wabup Nurul Adha saat melepas jamaah calon haji asal Lobar di Bencingah Agung, Kamis (23/4). (TONI/LOMBOK POST)

 

LombokPost - Suasana haru menyelimuti pelepasan perdana jemaah calon haji (JCH) asal Lobar di Bencingah Agung, Kamis (23/4). Pelepasan ini menandai dimulainya perjalanan ratusan warga Lobar menuju Tanah Suci. JCH yang tergabung dalam kloter tiga ini dilepas langsung oleh pimpinan daerah dengan pesan khusus mengenai kesehatan dan solidaritas.

”Saya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jemaah yang telah mendapatkan panggilan untuk menunaikan rukun Islam kelima tahun ini,” ucap Bupati Lobar Lalu Ahmad Zaini.

JCH kloter ini merupakan gelombang pertama yang akan langsung menuju Madinah sebelum ke Makkah, bupati menekankan pentingnya kewaspadaan selama di perjalanan dan saat menjalankan ibadah.

”Gunakan kesempatan untuk memperbanyak manasik dan ibadah. Jaga kesehatan, jaga kekompakan. Saya minta semua saling bahu-membahu untuk membantu sesama,” ujanya mengingatkan.

Baca Juga: Bangkai Kapal Karatan Hantui Pantai Senggigi

Bupati juga memberikan penekanan khusus pada komposisi jemaah tahun ini yang didominasi kelompok lanjut usia (lansia). Ia mencatat bahwa sekitar 60 persen dari total jemaah yang berangkat adalah lansia. Kondisi ini menuntut kerja keras dan dedikasi tinggi dari para petugas haji. ”Penekanan saya adalah petugas haji harus betul-betul menjalankan tugasnya dengan baik,” pintanya.

Petugas kesehatan harus intens memantau kondisi fisik jemaah, dan petugas kloter harus membimbing dengan sabar agar pelaksanaan ibadah haji pada puncaknya nanti bisa berjalan lancar. Dia juga mengingatkan bahwa ibadah haji sangat terikat waktu yang tidak bisa ditunda, seperti prosesi wukuf. Sehingga semua detail kesehatan para jamaah wajib menjadi perhatian.

Sementara itu, Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Lobar Suparlan memberikan rincian detail mengenai jumlah jemaah yang berangkat pada kloter tiga tersebut. ”Total jemaah kita yang berangkat pada kloter ini ada 393 orang. Terdiri dari 198 laki-laki dan 195 perempuan,” jelas Suparlan.

Baca Juga: Pilkades Serentak 77 Desa Digelar Desember 2026

Suparlan juga memaparkan data risiko kesehatan (risti) yang cukup signifikan pada keberangkatan kali ini. Berdasarkan hasil skrining kesehatan, terdapat 101 jemaah yang masuk kategori tidak berisiko. Namun, sisanya masuk dalam kategori risiko dengan rincian: risiko berat sebanyak 75 orang, risiko ringan 98 orang, dan risiko sedang sebanyak 118 orang.

”Terkait kategori usia, jemaah yang berusia di atas 60 tahun mencapai 60 persen dari total rombongan kali ini. Sedangkan sisanya 40 persen berada di bawah usia 60 tahun,” ungkap Suparlan.

Secara keseluruhan, jumlah jemaah haji asal Lobar tahun ini mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Jika tahun sebelumnya berada di angka 70p-an, tahun ini total jemaah mencapai 843 orang.

Editor : Pujo Nugroho
#Jemaah Haji Lombok Barat #Bupati Lombok Barat #Jemaah haji lansia #Haji 2026 #Lalu Ahmad Zaini