LombokPost - Wajah pintu masuk Kabupaten Lombok Barat (Lobar) dipastikan berubah tahun ini.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPRPKP) Lobar telah menyiapkan anggaran ratusan juta rupiah. Dana tersebut dialokasikan untuk mempercantik dua ikon utama perbatasan.
Sasaran penataan meliputi Patung Sapi di Kecamatan Narmada.
Baca Juga: Mencetak Generasi Kritis, Dinas Arpus Lobar Gelar Lomba Resensi Buku Tingkat SMA
Selain itu, Gapura Pintu Masuk di Desa Pusuk Lestari yang berbatasan dengan Lombok Utara (KLU) juga akan dipoles.
”Tahun ini sudah kami siapkan. Anggarannya Rp 800 juta untuk dua ikon tersebut,” ujar Kepala Dinas PUPRPKP Lobar Lalu Ratnawi, Jumat (24/4).
Langkah ini diambil untuk merespons aspirasi masyarakat.
Baca Juga: Pupuk Indonesia Salurkan Bantuan 1,75 Ton Pupuk ke Lapas Lobar
Selama ini, warga mendorong penataan estetika digeser ke wilayah utara. Seperti Narmada, Gunungsari, hingga Batulayar.
Ratnawi menilai penataan ini sangat penting.
Tujuannya memberi kesan pertama yang baik bagi wisatawan dan pengendara. Sebagai pintu gerbang, infrastruktur ikonik harus memiliki daya tarik visual yang kuat.
Baca Juga: TKA 2026 Wajib untuk Siswa SD Lobar, Semua Kelas VI Ikut
Upaya ini sejalan dengan visi bupati. Penataan kawasan tidak boleh hanya berpusat di Ibu Kota Gerung.
”Sekarang tahap perencanaan. Atas instruksi bupati, pengerjaan dilakukan tahun ini,” tegasnya.
Dukungan juga datang dari tingkat desa. Kades Sedau Amir Syarifudin menilai perbaikan ini sangat mendesak. Sebab, gapura dan patung tersebut merupakan wajah kabupaten. ”Kami harap segera dibenahi. Itu ikon penting saat masuk ke wilayah Lobar,” kata Amir.
Amir mengapresiasi keberhasilan penataan di Kota Gerung. Ia berharap standar keindahan yang sama menular ke wilayah lain. Termasuk perbaikan akses jalan menuju destinasi wisata di Narmada dan sekitarnya. ”Saatnya semangat penataan bergerak ke kecamatan-kecamatan lain,” pungkasnya. (ton/r8)
Editor : Redaksi