Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bangun Apotek Hidup, Gerung Selatan Jadi Role Model Ketahanan Pangan

Hamdani Wathoni • Sabtu, 6 Juni 2026 | 15:13 WIB
INOVATIF: Lurah Gerung Selatan Akhwan Mashudi menunjukkan kawasan Apotek Hidup dan Warung Hidup di Lingkungan Dodokan.
INOVATIF: Lurah Gerung Selatan Akhwan Mashudi menunjukkan kawasan Apotek Hidup dan Warung Hidup di Lingkungan Dodokan.

LombokPost – Kelurahan Gerung Selatan, Kecamatan Gerung, Lombok Barat mendukung program prioritas nasional di bidang ketahanan pangan.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah membentuk dan mengembangkan Apotek Hidup serta Warung Hidup yang dikelola bersama masyarakat.

"Ini merupakan program pemberdayaan organisasi kemasyarakatan dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan berbasis lingkungan," jelas Lurah Gerung Selatan Akhwan Mashudi.

Program ini tidak hanya bertujuan mempercantik kawasan permukiman, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi, kesehatan, dan ketersediaan pangan bagi warga.

Menurut lurah, keberhasilan program tersebut mendapat perhatian berbagai pihak. Bahkan, Kelurahan Gerung Selatan diproyeksikan menjadi role model pelaksanaan kegiatan serupa di daerah lain.

Baca Juga: Beternak Murai Batu Lebih Cuan dan Menantang

Dalam waktu dekat, pihak terkait dijadwalkan melakukan kunjungan langsung ke Kantor Lurah Gerung Selatan untuk melihat implementasi program tersebut.

Akhwan menjelaskan, salah satu lokasi pengembangan Apotek Hidup dan Warung Hidup berada di Lingkungan Dodokan. Kawasan tersebut dikelola oleh masyarakat dan hasilnya dapat dimanfaatkan secara langsung oleh warga sekitar.

"Ini dikelola oleh warga dan bisa dimanfaatkan oleh warga. Sayur-mayur yang ditanam dapat dipetik dan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat," katanya.

Berbagai jenis tanaman produktif dibudidayakan di lokasi tersebut.

Untuk tanaman buah-buahan terdapat kelapa, jeruk, pisang, mangga, jambu, durian, matoa dan berbagai jenis lainnya. 

Sementara untuk tanaman pangan dan sayuran terdapat cabai, terong, bayam, kangkung, ubi, bawang dan sejumlah komoditas lain yang dibutuhkan masyarakat.

Baca Juga: Saat Musim Lomba, Pakan dan Sangkar Laris Manis, Pecinta Burung Bawa Multiplier Effect

Selain itu, kawasan tersebut juga menjadi pusat budidaya tanaman obat keluarga (TOGA). Beragam tanaman herbal seperti jahe, kunyit, lengkuas, serai, kumis kucing, cocor bebek, lidah buaya dan tanaman obat lainnya tumbuh subur di area tersebut.

"Secara keseluruhan, terdapat ratusan tanaman dengan sekitar 125 varietas yang dikembangkan," jelas Akhwan.

Dia menilai keberadaan Apotek Hidup dan Warung Hidup menjadi bukti bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan terkecil dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

"Harapan kami, program ini terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam membangun ketahanan pangan berbasis gotong royong dan pemberdayaan masyarakat," pungkasnya.

Editor : Kimda Farida
#Apotek Hidup #Lombok Barat #NTB #Gerung #Pangan