LombokPost — Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram segera membangun kampus di wilayah Kabupaten Lombok Barat. Hal ini merespons pertanyaan anggota DPRR Lombok Barat yang menyinggung lahan hibah yang tak juga dibangun di Desa Gapuk, Kecamatan Gerung.
"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam ke Pemda Lombok Barat atas hibah tanah yang diberikan untuk pembangunan Kampus III UIN Mataram. Kami sangat berkomitmen untuk membangun kampus di Lombok Barat," jelas Rektor UIN Mataram Prof. Masnun Tahir, Rabu (24/6).
Pihaknya menegaskan komitmen kuat dari seluruh jajaran UIN Mataram untuk merealisasikan pembangunan ini demi kemajuan pendidikan di daerah. Terkait anggaran, sebenarnya pada tahun lalu dana tersebut sudah ada. Namun sempat mengalami efisiensi di awal tahun 2025.
"Alhamdulillah, pada akhir tahun terjadi relokasi anggaran. Tahun ini, bersama seluruh pimpinan, kami sudah berkoordinasi dan saat ini sedang dalam tahap perencanaan," jelas Prof. Masnun.
Baca Juga: Dua Tahun Keluar Masuk Komunitas Tertutup, Peneliti UIN Mataram Bongkar Fakta Mengejutkan LGBT Kota
Wakil Rektor II UIN Mataram Prof Muhammad Saleh mengonfirmasi, pengembangan ini sudah sangat mendesak karena kondisi fasilitas kampus yang ada saat ini sudah maksimal dan padat.
Prof. Saleh memaparkan bahwa agenda utama pada tahun anggaran 2026 ini akan difokuskan pada pematangan lahan.
"Rencana kita untuk pengembangan ke depan, tahun ini kita mulai untuk penembokan dan pengurukan lahan. Kita targetkan proses tender dapat diselesaikan selama bulan Juli, sehingga bulan Agustus atau September konstruksi penembokan dan pengurukan sudah bisa berjalan," urainya.
Setelah proses penyiapan dan pematangan lahan rampung, pembangunan fisik gedung rencananya baru akan dimulai pada tahun anggaran berikutnya.
"Kampus baru di Lombok Barat ini nantinya akan diproyeksikan untuk menjadi pusat akademik baru, salah satunya bagi Fakultas Ilmu Kesehatan," lanjutnya.
Menurut Prof. Saleh, saat ini fakultas tersebut telah memiliki beberapa program studi, seperti Kedokteran dan Anestesi.
Ke depan, UIN Mataram juga tengah mempersiapkan pembukaan program studi baru lainnya secara bertahap, termasuk program studi Kedokteran yang saat ini sedang dalam tahap pemenuhan persiapan.
Pengembangan ini diharapkan tidak hanya memperluas akses pendidikan tinggi, tetapi juga mencetak tenaga medis dan kesehatan yang unggul.
Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini mengatakan dirinya sudah bertemu dengan Rektor UIN Mataram.
"Kami harapkan segera digunakan lahan itu. Kalau tidak digunakan, ya kami akan segera evaluasi hibahnya sesuai saran DPRD Lobar. Tapi saya memang sudah bertemu dengan rektor," papar Bupati LAZ, sapaannya.
Baca Juga: Dewan Pertanyakan Keseriusan UIN Mataram Bangun Kampus di Gerung, Lahan Hibah 3 Hektare Mangkrak
Jika memang tidak dilakukan penembokan, bupati mengaku tidak menutup kemungkinan hibah lahan seluas tiga hektare itu akan dicabut kembali. "Kalau tidak dipakai saya ambil kembali," tandasnya.