LombokPost-Kejahatan demi kejahatan yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina di Gaza telah berlangsung lebih dari tiga bulan lamanya.
Hal ini menyebabkan krisis kemanusiaan yang mengerikan di Gaza.
Melansir dari Sky News, Selasa (23/1) sebagaimana diberitakan Jawa Pos, lebih dari 1,9 juta orang di Gaza mengungsi dari rumah mereka dan mencari perlindungan di tempat-tempat penampungan darurat.
Mereka mengalami kekurangan makanan, air, dan barang-barang kebersihan, termasuk pembalut, tampon, dan pil KB yang dapat menghentikan atau menunda menstruasi.
Situasi ini sangat memprihatinkan bagi para wanita dan remaja perempuan di Gaza, yang harus menghadapi tantangan dan risiko kesehatan akibat menstruasi. (hiu)