Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Di Jempong Baru Mataram, Mayat Bayi Dibuang Dalam Kardus Mi Instan

Administrator • Jumat, 16 April 2021 | 10:43 WIB
PENEMUAN MAYAT BAYI: Polisi menyerahkan kardus mi  instan berisi mayat bayi ke penjaga Rumah Sakit Bhayangkara untuk diperiksa lebih lanjut, Rabu malam (14/4/2021). (IST/Lombok Post)
PENEMUAN MAYAT BAYI: Polisi menyerahkan kardus mi instan berisi mayat bayi ke penjaga Rumah Sakit Bhayangkara untuk diperiksa lebih lanjut, Rabu malam (14/4/2021). (IST/Lombok Post)
MATARAM-Polisi sedang memburu pelaku pembuangan bayi di Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Mataram. “Kami sudah berkoordinasi dengan Unit PPA Satreskrim Polresta Mataram untuk mengungkap pelakunya,” kata Kapolsek Ampenan Kompol Raditya Suharta, Kamis (15/4/2021).

Sebelumnya, Rabu malam (14/4/2021) lalu, warga Gang Nurul Yaqin Batu Mandiri, Kelurahan Jempong Baru, geger. Pemicunya kardus mi instan yang tergeletak di sebuah berugak rumah warga. Setelah dibuka ternyata berisi mayat bayi laki-laki.

Kompol Raditya mengatakan, mayat bayi dalam kardus itu kali pertama ditemukan warga bernama Rohani. Saat itu, sekitar pukul 23.00 Wita Rohani hendak menaruh sepedanya yang terparkir di samping rumah. “Saksi melihat sebuah dus mi instan terbungkus rapi di berugak halaman depan rumah. Karena terbungkus rapi, saksi penasaran dan mendekatinya,” tutur Raditya.

Perlahan, Rohani membuka kardus mi instan tersebut. Rohani terkejut, ternyata di dalamnya terdapat bayi laki-laki yang sudah meninggal. ”Pertama kali ditemukan mayat bayi laki-laki itu masih ada tali pusar,” terangnya.

Selanjutnya, Rohani melaporkan temuannya ke kepala lingkungan dan Bhabinkamtibmas. SPKT Polsek Ampenan bersama anggota Polresta Mataram langsung melakukan olah TKP. ”Selanjutnya, kami membawa mayat bayi itu ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB untuk proses pemeriksaan,” jelas Radit.

Bayi yang ditemukan itu sudah cukup umur untuk dilahirkan. Tali pusarnya pun masih lengkap. Itu berdasarkan hasil pemeriksaan lapangan dan keterangan petugas medis. ”Bayi itu diduga baru beberapa jam dilahirkan,” terangnya.

Radit mengatakan, penemuan mayat bayi merupakan kasus pertama di Kelurahan Jempong Baru. Polisi masih melakukan penyelidikan. (arl/r1) Editor : Administrator
#dibuang #Mayat Bayi #Polsek Ampenan