Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Positif Narkoba, Delapan Penghuni Kos-kosan di Bertais Diangkut Polisi

Administrator • Jumat, 20 Januari 2023 | 00:39 WIB
TAK BERKUTIK: Pemuda berinisial AC (dua dari kanan) melihat polisi menggeledah tasnya yang berisi alat menggunakan sabu dan obat bius, Rabu (9/11). (Harli/Lombok Post)
TAK BERKUTIK: Pemuda berinisial AC (dua dari kanan) melihat polisi menggeledah tasnya yang berisi alat menggunakan sabu dan obat bius, Rabu (9/11). (Harli/Lombok Post)
MATARAM-Sebuah kos-kosan di wilayah Bertais, Kecamatan Sandubaya, Mataram, dirazia Satresnarkoba Polresta Mataram, Rabu (18/1) lalu. Razia dilakukan atas laporan masyarakat yang resah dengan keberadaan orang-orang asing yang keluar masuk kos-kosan tersebut.

Saat razia, orang-orang yang ada di kos tersebut dites urine. ”Hasilnya, urine mereka mengandung metamfetamine,” kata Kasatresnarkoba Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Purusa Utama, Kamis (19/1).

Delapan orang dinyatakan positif menggunakan sabu. Mereka langsung diamankan ke Polresta Mataram. Mereka terdiri dari empat perempuan. Masing-masing berinisial SH, 26 tahun, asal Gegutu, Lombok Barat (Lobar); MDS, asal Sakra, Lombok Timur (Lotim); MAP, 18 tahun, asal Karang Baru, Mataram; dan AH, 18 tahun, asal Jonggat, Lombok Tengah (Loteng). ”Mereka berstatus gadis dan tidak memiliki pekerjaan,” ujarnya.

Sementara empat lainnya merupakan laki-laki yang merupakan pengunjung. Masing-masing berinisial MH alias Her, 27 tahun; ARA, 40 tahun; MZ, 32 tahun; dan TF, 34 tahun. ”Mereka kami tes urine karena kos itu disinyalir kerap dijadikan tempat pesta sabu,” beber perwira menengah Polri satu mawar ini.

Setelah diketahui positif menggunakan sabu, polisi menggeledah dua kamar yang disewa empat cewek tersebut. Polisi menemukan sejumlah alat menggunakan sabu. ”Ada bong sabu, pipa kaca, dan sisa klip pembungkus sabu,” kata Yogi.

Polisi tidak menemukan sabu di kamar kos tersebut. Kendati demikian, mereka tetap diangkut ke Polresta Mataram. ”Kami masih lakukan penyelidikan. Menggali tempat mereka membeli sabu,” ujarnya.

Untuk sementara, mereka akan direhabilitasi. Satresnarkoba Polresta Mataram berkoordinasi dengan BNN (Badan Narkotika Nasional) Kota Mataram. ”Kita asesmen dulu mereka yang kami amankan,” katanya. (arl/r1) Editor : Administrator
#Polresta Mataram #Bertais #Kos-kosan #Narkoba