Saat diperiksa, Dewi didampingi penasihat hukumnya Kusnaini. Dia menjalani pemeriksaan sekitar 2 jam di ruang penyidik.
"Ya, kami hanya klarifikasi," kata Kapolresta Mataram Kombespol Mustofa.
Pemeriksaan itu dilakukan untuk memperkuat bukti atas pengadaan masker yang diduga ada tindak pidana korupsi. "Sudah ada ratusan masyarakat yang kami periksa," jelasnya.
Sementara itu Wabup Sumbawa Hj Dewi Noviany yang dikonfirmasi mengaku tidak diperiksa. "Tidak, hanya silaturahmi," kata Dewi.
Saat ditanyakan mengenai pengadaan masker, Dewi enggan menjawab. Dia terus berjalan menuju mobil seraya memasang masker berwarna putih.
Diketahui, pengadaan masker itu dilakukan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) NTB. Pengadaan itu untuk mengatasi Covid-19.
Total anggaran yang dikeluarkan Rp 12 miliar tahun 2020-2021. Saat itu Dewi menjabat sebagai kasubbag Tata Usaha BPKAD NTB. (arl/r1) Editor : Administrator