LombokPost-Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polresta Mataram terus menjalankan Operasi Penegakan dan Penertiban Disiplin (Gaktibplin).
Tidak hanya di markas, operasi juga menyasar sejumlah tempat hiburan malam.
Di tempat itu, mereka mencari personel Polri yang doyan dugem (dunia gemerlap).
“Razia ini dilakukan untuk menekan hal yang tidak diinginkan terutama bagi personel Polri selaku pelayan, pengayom, dan pelindung masyarakat,” ujar Kapolresta Mataram Kombespol Ariefaldi Warganegara.
Operasi dipimpin Kasi Propam Iptu Mutawali yang melibatkan 12 personel Propam Polresta Mataram.
“Malam ini khusus menyasar hiburan malam untuk menekan hal yang tidak diinginkan, terutama bagi personel Polri, khususnya Polresta Mataram,” kata Mutawali, Rabu (10/1).
Sasaran operasi ini adalah anggota yang kelayapan di lokasi hiburan malam. Hal ini dinilai sangat tidak pantas dan bisa merusak citra Polri.
“Operasi ini juga sudah rutin kami laksanakan untuk memberikan atensi bagi anggota yang melanggar,” jelas Mutawali.
Beberapa tempat hiburan malam yang didatangi. Namun tidak ditemukan ada personel Polri di lokasi tersebut.
“Memang malam ini tidak kami temukan (anggota yang melanggar), tetapi operasi rutin tetap akan kita gelar,” jelasnya.
Mutawali menambahkan, dalam razia tersebut, tidak ada masyarakat atau pengunjung yang merasa terganggu.
“Operasi harus humanis dan beretika supaya tidak mengganggu masyarakat,” ujarnya.
Dikatakan, operasi akan rutin digelar dengan sistem pemeriksaan mendadak. Jika ditemukan ada anggota yang melanggar, Seksi Propam akan memberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku.
Dia menekankan, setiap anggota Polri harus melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab sebagai pengemban fungsi pengawasan, pembinaan, dan penindakan disiplin dan kode etik. Sehingga tidak layak jika ada anggota Polri yang doyan ke tempat hiburan malam. (ton/r1)
Editor : Marthadi