Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kasus Dugaan Penganiayaan Nurul Izzati, Empat Santriwati Ponpes Al Aziziyah Diperiksa

Galih Mega Putra S • Sabtu, 20 Juli 2024 | 12:55 WIB
MASIH BERPROSES: Sejumlah santri dari Ponpes Al-Aziziyah kembali diperiksa oleh penyidik Unit PPA Satreskrim Polresta Mataram, kemarin (19/7). (TONI/LOMBOK POST)
MASIH BERPROSES: Sejumlah santri dari Ponpes Al-Aziziyah kembali diperiksa oleh penyidik Unit PPA Satreskrim Polresta Mataram, kemarin (19/7). (TONI/LOMBOK POST)

LombokPost-Penanganan kasus dugaan penganiayaan almarhumah Nurul Izzati, santriwati Ponpes Al-Aziziyah Gunungsari Lombok Barat masih berproses di Polresta Mataram.

Empat santriwati kembali diperiksa, Jumat (19/7).

Sebelumnya, penyidik telah memeriksa kepala sekolah dan beberapa tenaga kesehatan klinik ponpes.

"Untuk hari ini (kemarin), empat anak dimintai keterangan. Cuma satu anak diare, jadi tiga orang dulu, nanti satu menyusul lagi," jelas Kasubnit PPA Satreskrim Polresta Mataram Aiptu Sri Rahayu, Jumat (19/7).

Empat santriwati yang diperiksa merupakan kakak kelas Nurul Izzati saat menimba ilmu di Ponpes Al-Aziziyah.

Mereka dimintai keterangan seputar aktivitas santriwati asal NTT tersebut selama belajar di ponpes maupun di asrama.

Sebelum para santriwati tersebut, kepala Mts Ponpes Al-Aziziyah juga lebih dulu diperiksa. Dia juga ditanya semua hal yang berkaitan dengan santriwatinya.

Pemeriksaan dilakukan sejak pagi hingga malam.

Penyidik menyampaikan, pemeriksaan sejumlah pihak masih akan terus berlanjut beberapa hari ke depan.

Karena misteri dugaan penganiayaan Nurul Izzati yang menjadi penyebab dia meninggal dunia belum terpecahkan.

Hasil otopsi hingga saat ini juga belum dilaporkan secara tertulis pihak Dokter Forensik RS Bhayangkara Mataram.

Kemungkinan, laporan hasil otopsi akan diserahkan pihak RS Bhayangkara Mataram ke penyidik pekan depan.

Dengan demikian, agenda pekan depan berlanjut pada pemeriksaan saksi ahli dari dokter forensik.

"Saksi ahli kemungkinan pekan depan. Insya Allah," tandas Yayuk, sapaannya. (ton/r8)

Editor : Kimda Farida
#Ponpes #Aniaya