LombokPost-Dia ketahuan mencuri di sebuah rumah kosong wilayah Kekalik, Kota Mataram.
Aksi remaja ini viral di media sosial dan grup WhatsApp. “Pelaku merupakan anak di bawah umur yang melakukan pencurian di siang hari. Kasus ini sempat viral di media sosial,” kata Kasatreskrim Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Purusa Utama, kemarin (28/10).
Setelah menerima laporan dari korban berinisial KS, kurang dari 24 jam aparat Polres Mataram berhasil menangkap Y.
Dari hasil penyelidikan, dia sudah tiga bulan tidak pulang ke rumah.
“Dia takut ke orang tuanya karena sudah putus sekolah. Setiap diberikan uang oleh orang tuanya juga selalu habis untuk judi slot,” beber Yogi.
Karena kepepet dan tak lagi memiliki uang, dia masuk ke rumah kosong di Kekalik dan menggondol tiga ekor ayam. Dia menjualnya ke warga inisial IMSU dengan harga Rp 280 ribu.
Sedangkan IMSU selaku pembeli kembali menjualnya ke orang lain dengan harga Rp 500 ribu.
“Kami menyita uang penjualan tersebut yang tersisa Rp 320 ribu sebagai uang pengganti,” jelas dia.
Pelaku Y mengaku dirinya baru kali ini melakukan aksi pencurian. Sebelumnya, dia mengaku tak pernah mencuri.
“Betul, saya gunakan uangnya buat judi. Tapi jadinya bukan judi online tapi judi sabung ayam,” ucapnya mengelak.
Dia juga mengaku sudah putus sekolah sejak kelas 4 sekolah dasar. Dia tidak punya aktivitas atau pekerjaan tetap. (ton/r8)
Editor : Redaksi Lombok Post