Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pelaku Penyiraman Oli ke Kantor Desa Beleke Diamankan Polsek Gerung

nur cahaya • Minggu, 15 Desember 2024 | 08:25 WIB
Iptu I Gusti Agung Bayu Damana
Iptu I Gusti Agung Bayu Damana

LombokPot-Polsek Gerung merespons cepat adanya video yang viral seorang warga menyiram oli bekas di kantor Desa Beleka, Kecamatan Gerung, Lombok Barat, Kamis (12/12).

Dalam video yang beredar, ada dugaan warga yang menyiram oli akan melakukan pembakaran kantor desa tersebut.

“Warga yang menyiram oli itu kemarin sudah kami amankan dan periksa. Itu masalah lama terkait kepemilikan lahan tanah di kantor desa,” jelas Kapolsek Gerung Iptu I Gusti Agung Bayu Damana, Jumat (13/12).

Warga yang melakukan penyiraman oli tersebut diketahui bernama Rumiadi.

Pria yang berdomisili di Kabupaten Lombok Utara itu mengklaim bahwa lahan kantor Desa Beleka adalah miliknya yang merupakan warisan dari orang tuanya.

Dia mengaku memiliki dokumen yang bisa menjadi bukti kepemilikan. Sehingga dia merasa yakin dirinya punya hak atas lahan yang kini menjadi kantor desa.

“Sebelumnya beberapa kali dimediasi, namun belum ada titik temu. Kemarin dia kembali datang ke kantor desa yang kemudian viral, karena dia menyiram oli di kantor desa,” beber mantan Kapolsek Lape Sumbawa Besar tersebut.

Namun dengan penyiraman ini, Polsek Gerung tidak melakukan penahanan terhadap Rumiadi.

Meskipun ada yang menduga dia awalnya berniat melakukan pembakaran kantor desa.

Namun hasil pemeriksaan Polsek Gerung, dia tidak membawa korek.

“Statusnya  masih kami periksa dulu. Pak kades juga baru hari ini (kemarin) buat laporan terkait penyiraman oli. Nanti kami akan periksa sejumlah saksi juga,” jelasnya.

Informasi awal memang ada staf desa yang mendengar jika Rumiadi akan melakukan pembakaran.

Namun informasi tersebut belum didengar langsung pihak polisi dari saksi.

Sementara, salah seorang staf Desa Beleka, Ayu datang ke Polsek Gerung mengaku aksi yang dilakukan Rumiadi ternyata bukan kali ini saja.

Dia sudah beberapa kali datang ke kantor desa dan melakukan teror.

“Dulu dia pernah datang bawa pilox dan mencoret tembok kantor desa. Makanya kalau dia datang kita waspada dan merekamnya,” bebernya.

Benar saja, ketika dia datang, Ayu langsung merekam Rumiadi.

Setelah itu, Rumiadi langsung menyiram oli di lobi kantor desa.

Dia pun sempat terjatuh beberapa kali akibat tumpahan oli yang dituangnya.

“Kalau soal sengketa lahan itu nanti akan dimediasi oleh BPN. Kami hanya menangani persoalan bagaimana agar tidak terjadi gangguan kondusivitas dan warga lain ikut terpancing akibat masalah ini,” tandas kapolsek. (ton/r8)  

Editor : Kimda Farida
#pembakaran #warga #desa #kantor #oli #polsek #video #warisan #Gerung