LombokPost – Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Lombok Barat (Lobar) memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pemberantasan narkoba. Salah satunya dengan Ditnarkoba Polda NTB.
Kalapas Lobar M Fadli dan jajaran melakukan audiensi dengan Dirresnarkoba Polda NTB Kombes Pol Roman Smaradhana Elhaj, Kamis (13/2). “Kami menyadari bahwa dalam upaya pencegahan dan pemberantasan Narkoba di Lapas tidak bisa sendiri, karena itu kami terus bersinergi dengan seluruh APH terkait khususnya Polisi, TNI, dan BNN,” ungkap Kalapas Fadli.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai isu krusial terkait dengan upaya pencegahan dan pemberantasan Narkoba. Termasuk pelaksanaan program rehabilitasi bagi warga binaan kasus narkotika di Lapas Lobar.
Selama ini, Lapas Lobar juga sudah menerapkan berbagai langkah preventif untuk mencegah peredaran narkoba. Mulai dari screening barang titipan yang dibawa keluarga pengunjung, razia rutin di blok hunian, hingga penggunaan alat deteksi modern. "Upaya ini yang akan dimaksimalkan bekerja sama dengan Direktorat Narkoba Polda NTB," tegasnya.
Dirresnarkoba Polda NTB Kombes Pol Roman Smaradhana Elhaj menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengintensifkan koordinasi yang baik dengan Lapas. Dia juga mengapresiasi sinergitas yang selama ini terjalin dan dirawat dengan baik antara Lapas Lombok Barat dan Ditresnarkoba Polda NTB. “Kami percaya untuk memberantas peredaran gelap narkotika, tidak hanya dibutuhkan penindakan tegas dari pihak kepolisian, tetapi juga rehabilitasi maksimal di Lapas," ucapnya.
Melalui kerja sama antara Lapas Lobar, BNN dan Polda NTB, diharapkan bisa memberikan kesempatan bagi Narapidana untuk melakukan perbaikan diri melalui rehabilitasi yang efektif. “Kami mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh Lapas Lombok Barat dan tentu kami siap mendukung penuh,” tambahnya. (ton/r5)
Editor : Jelo Sangaji