Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Polda NTB Atensi Kasus Kakak Jual Adik ke Pria Hidung Belang

nur cahaya • Selasa, 20 Mei 2025 | 13:53 WIB

 

Kombes Pol Syarif Hidayat 
Kombes Pol Syarif Hidayat 

LombokPost - Polda NTB mengatensi kasus kakak menjual adiknya ke pria hidung belang di Mataram.

Sebab kasus tersebut kini sudah menjadi perhatian publik.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena antar saudara yang harusnya bisa saling melindungi, bukan justru menjual saudaranya.

Baca Juga: Proses Hukum Kakak Jual Adik di Mataram Belum Diputuskan

"Saya sudah meminta Subdit IV (Ditreskrimum) kasus ini diatensi," kata Dirreskrimum Polda NTB Kombes Pol Syarif Hidayat. 

Menurutnya, kasus tersebut cukup memprihatinkan. Anak yang menjadi korban ekploitasi dari kakaknya masih duduk di bangkus Sekolah Dasar (SD).

"Kasus seperti ini harus ditindak," ungkapnya. 

Baca Juga: Harga Jual Melonjak, Pengusaha Kelapa di Kabupaten Lombok Utara Untung Besar

Dia tidak memungkiri, kepolisian belum menerima laporan dari pihak keluarga maupun lembaga lain. Sehingga, penanganan kasus belum bisa dilanjutkan.

"Kami meminta pihak keluarga atau pihak lain melaporkan kasus ini," kata dia.

Langkah lain sudah dilakukan kepolisian, yakni berkoordinasi dengan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram.

Baca Juga: Anak SD di Mataram Dijual Kakak Kandung ke Pria Hidung Belang, Kasusnya Kini Sedang Diusut Polisi

"Rencananya, besok (20/5) pihak dari LPA mau datang ke kantor," ujarnya.

Sementara itu, Ketua LPA Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan, pihaknya masih melakukan pendampingan terhadap korban.

Sebab, korban sudah melahirkan prematur. "Korban ini kan sudah hamil dan melahirkan. Bayinya prematur," kata dia. 

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak RSUD Kota Mataram terkait dengan keadaan anaknya dari korban.

"Kondisinya sudah semakin membaik," ucapnya.

Baca Juga: Polisi Gerebek Adik Kakak Pengedar Sabu di Gunungsari

Dari pengakuan korban, kakaknya menjual adiknya melayani laki-laki di harga kisaran jutaan rupiah.

”Dijual harganya satu digit,” kata dia.

Saat ini pihaknya masih menyusun laporan ke Aparat Penegak Hukum (APH).

Baca Juga: Dari Pelajar hingga Suami Hidung Belang, Semua Bisa Dibina di Barak Militer Versi Dedi Mulyadi

Tujuannya agar kasus ini bisa diusut tuntas. "Belum kami masukkan laporannya.

Segera kita masukkan," ucapnya.

Joko Jumadi, membenarkan kasus ini mencuat dari laporan rumah sakit, lalu ditindaklanjuti oleh tim Dinsos dan LPA. “Kami sudah pindahkan korban ke rumah aman milik Dinas Sosial untuk pemulihan,” ujar Joko, Minggu (18/5/2025).

Photo
Photo

Namun, yang membuat kasus ini jauh lebih kompleks adalah fakta bahwa YI, sang kakak, juga kini sedang memiliki bayi.

“Itulah kenapa kami sangat hati-hati. Dua-duanya korban, dua-duanya ibu, dua-duanya sedang di tengah pusaran trauma,” kata Joko.

Proses hukum terhadap YI belum diputuskan.

Menurut Joko, banyak pertimbangan yang harus diperhitungkan. (arl/r5)

Editor : Kimda Farida
#polda ntb #Hidung Belang #eksploitasi #LPA #Prematur