Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kasus Kakak Jual Adik ke Pria Hidung Belang, Polda NTB Buru Om-Om yang Hamili Anak SD

nur cahaya • Sabtu, 24 Mei 2025 | 10:18 WIB

 

Photo
Photo

LombokPost - Kasus kakak jual adik ke pria hidung belang masih diselidiki Polda NTB. Kini, polisi memburu lelaki yang dipanggil om-om yang menghamili korban.

Kakak jual adik ke pria hidung belang ini terus di proses Polda NTB.

Polisi masih mencari pengguna jasa kakak jual adik ke pria hidung belang.

"Kami masih cari siapa yang menggunakan jasa itu. Dipanggilnya om-om," kata Kasubdit IV Ditreskrimum Polda NTB AKBP Ni Made Pujawati, Jumat (23/5).

Kasus tersebut belum bisa ditingkatkan ke penyidikan. Sebab, harus memeriksa kepada siapa kakaknya menjual adiknya.

"Kalau itu sudah ketemu dan kami lakukan pemeriksaan, baru bisa memenuhi unsur," kata dia.

Saat ini, tim masih mengidentifikasi jejak digital dari sang kakak. Tim penyelidik juga sudah menginterogasi korban.

"Kami berikan pelayanan kepada korban setelah berkoordinasi dengan LPA (Lembaga Perlindungan Anak) Mataram," ucapnya.

Kasus tersebut sempat menjadi perbincangan masyarakat. Sebab, ada seorang kakak yang menjual adiknya untuk melayani pria hidung belang.

Lebih fatalnya lagi, korban masih di bawah umur. Informasinya, kakaknya menawarkan korban saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). "Makanya kita atensi karena cukup viral. Dari situ kami lakukan penyelidikan dan pendalaman," kata dia.

Korban pun kini telah melahirkan anak secara prematur. "Kondisi bayinya kini sudah sehat. Keluar dari ruang NICU RSUD Kota Mataram," terangnya.

Berdasarkan data dari LPA Kota Mataram, sang kakak yang berusia 22 tahun, menjual adiknya yang masih duduk dibangku SD secara online.

Dijual untuk mendampingi pria hidung belang berinisial Om A. ”Korban sampai hamil dan melahirkan hasil persetubuhan dengan pria hidung belang inisial Om A,” beber Ketua LPA Kota Mataram Joko Jumadi.

Kasubdit IV Ditreskrimum Polda NTB AKBP Ni Made Pujawati terangkan kasus kakak jual adik ke hidung belang.
Kasubdit IV Ditreskrimum Polda NTB AKBP Ni Made Pujawati terangkan kasus kakak jual adik ke hidung belang.

Doa menerangkan, dari hasil interogasi sementara, korban dijual kakaknya untuk melayani pria hidung belang. Pembayaran diterima kakaknya.

"Bayarannya satu digit," kata Joko.

Saat ini pihaknya masih terus berkoordinasi dengan Polda NTB untuk mengusut kasus tersebut.

"Mudahan dalam waktu dekat ada hasilnya," ucapnya.

Kasus itu terungkap setelah LPA menerima laporan dari pihak RSUD Kota Mataram. Ada orang di bawah umur yang melahirkan dalam kondisi prematur.

”Kami yang menerima informasi langsung mendatangi rumah sakit dan mendampingi korban,” ujarnya. (arl/r5)

Editor : Rury Anjas Andita
#polda ntb #Hidung Belang #kakak #jual #adik